Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

GREEN COMPUTING, STRATEGI BISNIS GO GLOBAL

11 January 2018
Category: SECRETARY
Penulis:         Mistianah, S.E.
GREEN COMPUTING, STRATEGI BISNIS GO GLOBAL

Selamat Tahun Baru 2018!

Melewati akhir tahun, yang identik dengan banyak orang yang berhenti sejenak, merenung dan berfikir atas apa yang telah dilakukan selama satu tahun lamanya. Tentunya hal ini sangat berhubungan erat dengan evaluasi serta membangun kembali planning, target dan strategi yang akan dicapai di tahun mendatang. Banyak kesempatan usaha dan bisnis di tahun 2018 yang mempunyai prospek cukup menjanjikan dan menjadi trend. Hal tersebut pastinya tidak sempat lepas dari perubahan kondisi ekonomi yang saat ini, serta tingkat pertumbuhan dengan tingkat persaingan di market share yang semakin lama semakin ketat.Melihat trend digital saat ini, prediksi peluang usaha di tahun 2018 berkaitan dengan teknologi. Peluang usaha 2018 yang menjanjikan serta menjadi trending tampaknya sudah mulai terbaca mulai saat ini, bahkan beberapa bisnis yang berbasis teknologi internet digadang akan menjadi lebih booming dari tahun sebelumnya.

Daya saing perusahaan pada era globalisasi ini secara signifikan ditentukan oleh kemauan dan kemampuan dalam menerapkan teknologi. Teknologi sangat berpengaruh terhadap keberhasilan perusahaan dalam menguasai pasar, menghasilkan profit dan going concern-nya. Teknologi yang sudah usang/out of date sebagai akibat dari inovasi yang semakin maju dan semakin cepat, sehingga siapapun pengusaha atau perusahaan yang tidak lincah mengimbangi perkembangan teknologi akan ditinggalkan pasar.

Tetapi kebutuhan penggunaan teknologi, dapat dipastikan akan berbanding lurus dngan penggunaan energi listrik. Global warning yang terus bermunculan salah satunya disebabkan oleh penggunaan komputer yang berlebihan.Lalu strategi apa yang bisa dilakukan, agar pemanfaatan teknologi ini tetap mempertahankan aspek lingkungan? Dimana, saat ini kita seringkali mendegar pemberitaan di berbagai media mengenai pemanasan global dan dunia mulai dilanda krisis sumber daya alam. Fenomena ini, membuat perusahaan/pelaku bisnis mulai mempertimbangkan penggunaan green computing dalam proses bisnis mereka.

Apakah pengertian green computing? penjelasan singkatnya sebenarnya adalah dimana perusahaan atau pelaku bisnis menerapkan konsep kebijakan yang ramah lingkungan tentunya dengan tujuan untuk mengurangi penggunaan bahan berbahaya yang tidak ramah lingkungan, dengan definisi lain yaitu sebuah studi mengenai cara membuang, merekayasa, atau memanfaatkan perangkat komputasi yang tidak terpakai agar tidak boros atau mencemari lingkungan disekitarnya.

Green computing terbagi menjadi 4 bagian yaitu:

    §Green Use

    Yaitu meminimalkan penggunaan listrik pada komputer dan perangkat sejenis dengan cara yang ramah lingkungan.

    §Green Disposal

    Melakukan daur ulang atau merancang kembali perangkat komputasi yang telah tidak terpakai menjadi perangkat siap pakai yang ramah lingkungan.

    §Green Design

    Merancang struktur dari perangkat komputasi yang mempunyai tujuan untuk penghematan energi

    §Green Manufactur

    Memininalkan pembuangan limbah dari perangkat komputer dan perangkat elektronik lainnya, yang dapat berdampak langsung terhadap lingkungan.

Green computing memiliki banyak keuntungan, sehingga dapat mulai diterapkan, antara lain:

    §Menghemat anggaran operasional misalnya biaya listrik karena konsep green computing sendiri adalah bagaimana menghemat konsumsi energi namun tidak menurunkan produktivitas.

    §Mendukung kelestarian lingkungan yang tentunya dapat berdampak pada sisi pemasaran dan sisi citra merek dari perusahaan tersebut sebagai perusahaan yang ramah lingkungan.

§Menguntungkan para pekerja dari sisi kesehatan, keselamatan, keefektifan dan efisiensi dalam bekerja untuk peningkatan produktivitas.

Pada masa saat ini sudah banyak perusahaan luar yang berkomitmen untuk menerapkan green computing. Google dan Cisco adalah perusahaan yang menduduki peringkat teratas dalam penerapan green computing di tahun 2013. Google bekerja sama dengan Duke Energy untuk mengembangkan program untuk membantu perusahaan besar lainnya dalam membeli energi baru dengan tariff yang relatif lebih murah.

Kita dapat menerapkan langkah sederhana penerapan teknologi green computing dalam lingkungan pekerjaan kita sehari-hari antara lain dengan cara:

    1.Meninimalkan penggunaan kertas dan perangkat “sekali pakai buang” dalam proses bisnis, atau dikenal dengan istilah paperless.

    2.Mulai melakukan pembelian peralatan komputer (hard disk, printer, dan perangkat motherboard CPU) yang hemat energi.

    3.Mematikan perangkat komputer yang sedang tidak digunakan atau untuk komputer dapat diaktifkan mode tidur (sleep) atau mode siaga (Stand By).

    4.Mengantikan layar tabung dan cembung pada monitor menjadi layar LCD yang lebih hemat energi.

    5.Menggunakan virtualisasi seperti virtual box pada sistem operasi komputer kita bila harus melakukan pengantian sistem operasi.

    6.Pemanfaatan Smart City dan Smart Home.

Sedangkan dalam dunia industri, penerapan konsep green computing dapat dicontohkan sebagai berikut:

1.Menerapkan sistem penjualan berbasis online (E-Marketing) untuk menjangkau pasar yang lebih luas sehingga tidak perlu melakukan pencetakan sejumlah selebaran dimana itu memerlukan kertas lebih banyak.

2.Menerapkan virtual account sebagai sarana pembayaran dibandingkan menggunakan uang kertas.

3.Membuat kartu nama secara digital (Digital Signature) dengan menggunakan layanan blog atau website.

4.Memanfaatkan teknologi Cloud Computing/Cloud Storage sebagai sarana penyimpanan dan operasional transaksi harian.

5.Melakukan daur ulang perangkat lama sehingga dapat digunakan atau dimanfaatkan kembali untuk proses yang sederhana, contohnya sebagai server sederhana.

Green computing adalah strategi bisnis yang bisa diambil untuk menghadapi perubahan teknologi informasi yang berdampak baik pada lingkungan. Merubah pola dan kebiasaan kita sehari-hari menjadikan siklus hidup teknologi menjadi lebih bermanfaat. Selain itu, dengan penerapan green computing selain dapat menghemat energi juga menghemat biaya operasional yang terus meningkat pada dunia bisnis yang semakin kompetitif.

   For Further Information, Please Contact Us!