Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

SUDAH SIAP DAN SIGAPKAH PERUSAHAAN ANDA MENGHADAPI PERUBAHAN?

06 December 2017
Category: MANAGEMENT SYSTEM
Penulis:         Stephanie Margareth, S.E.
SUDAH SIAP DAN SIGAPKAH PERUSAHAAN ANDA MENGHADAPI PERUBAHAN?

Era globalisasi membawa dampak multidimensi perubahan dengan tantangan, peluang, dan persaingan ketat. Perubahan adalah fenomena alam yang merupakan suatu dinamika aktivitas atau kekuatan yang berjalan terus-menerus berkelanjutan sehingga sesuatu berubah menjadi lain. Saat terjadi perubahan dari kondisi lama ke kondisi baru, maka kondisi tersebut mempengaruhi nilai tatanan kehidupan di berbagai sektor, termasuk dampaknya terhadap kehidupan perusahaan. Oleh karena itu, perlu berevolusi terhadap perubahan dengan menciptakan perubahan yang terencana dan selanjutnya melakukan reformasi di segala bidang sehingga perusahaan menjadi dinamis dan selalu dalam kondisi terbaru.

Fakta menunjukkan bahwa banyak perusahaan berhasil mencapai tujuan secara efektif dan efisien sesuai dengan rencana yang telah diproyeksikan dan begitu pula tidak sedikit terdapat kasus mismanagement yang menghambat kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan berhasil mencapai tujuan tentu dikelola dengan sistem manajemen baru, dan sebaliknya perusahaan yang tidak berhasil mencapai tujuan biasanya disebabkan oleh masalah manajemen. Sering terjadi di lapangan, banyak orang terutama orangtua yang bekerja dalam suatu perusahaan menolak perubahan karena sudah merasa nyaman dengan pekerjaan sebelumnya ataupun merasa malas untuk mempelajari sistem manajemen baru di perusahaan.

Sistem manajemen baru merupakan manajemen profesional gaya baru berbasis perubahan (change), berwawasan lingkungan (environemnet), bernuansa kewirausahaan (entrepreneurship), yang berorientasi pada efektivitas pencapaian sasaran dan efisiensi penggunaan sumber daya untuk mencapai tujuan. Secara sederhana dapat disimpulkan bahwa sistem manajemen baru merupakan manajemen gaya baru berbasis perubahan yang bertujuan untuk mencapai keefektivitasan dan keefisiensian dalam sebuah perusahaan.

Filosofi sistem manajemen baru merupakan suatu prinsip yang mendasari setiap tindakan dan perilaku organisasi atau manajerial untuk mencapai tujuan adalah sebagai berikut. Pertama, ekonomis yaitu mendapatkan hasil maksimal dengan pengorbanan biaya minimal, untuk meningkatkan hasil dan menekan biaya. Kedua, produktif yaitu menghasilkan nilai tambah (added value) dari setiap kegiatan untuk mengoptimalkan produktivitas dan meningkatkan nilai tambah.

Strategi sistem manajemen baru adalah suatu tata cara atau taktik dan siasat yang diarahkan untuk mencapai tujuan berikut:

    1.Pemberdayaan (Empowerment)

    Mengembangkan potensi kapasitas daya guna dari berbagai unsur sumber daya, maksimalisasi pemanfaatan kapasitas daya guna dari berbagai unsur sumber daya. Pemberdayaan dapat dilakukan dengan cara: kepemimpinan, motivasi, komunikasi, koordinasi, diklat, litbang, renovasi, rehabilitasi, dan modifkasi sehingga menjadi daya saing atau kekuatan yang tangguh untuk mencapai sesuatu yang terkuat dan terbaik, yaitu mencegah kapasitas menganggur (idle capacity) dan mencapai kapasitas penuh.

    2.Pembaharuan (Reformation)

    Berevolusi dan orientasi pada perubahan dari kondisi lama (status quo) menjadi kondisi baru (reformis) diberbagai sektor. Menggali peluang untuk menciptakan sesuatu yang tidak sempurna menjadi sempurna, menciptakan sesuatu yang tidak ada menjadi ada, menciptakan sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. Pembaharuan dapat dilakukan dengan cara: imajinasi, inspirasi, kreatif, inovasi, ide, prakarsa, inisitatif sehingga menjadi daya cipta atau kekuatan yang dinamis untuk menciptakan sesuatu yang terdepan yang beda dan baru, yaitu perbaikan terus-menerus (continuous improvement) dan inovasi berkelanjutan (continuous innovation).

Berikut ini adalah proses menghadapi sistem manajemen baru:

    1.Planning

    Dalam sistem manajemen baru, perencanaan merupakan fungsi manajerial yang strategis karena perencanaan membangun visi dan misi, merumuskan proses, dan menetapkan proyeksi kegiatan organisasional secara rasional dan realistis untuk mencapai tujuan di masa yang akan datang. Perencanaan berfokus pada masa depan dan dibayangi-bayangi oleh ketidakpastian

    2.Organizing

    Pengorganisasian merupakan proses membangun organisasi yang lebih dinamis dan efektif untuk mencapai sasaran yang telah diproyeksikan sesuai rencana.

    3.Actuating

    Pengarahan merupakan proses mobilisasi sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya lain yang produktif dan efisien untuk mencapai sasaran yang telah dirancang sesuai dengan perencanaan.

    4.Controlling

    Pengendalian merupakan proses memantau dan mengendalikan kegiatan organisasi yang ketat dan akurat agar dapat sesuai dengan rencana yang telah dirancang.

Melalui artikel ini diharapkan agar manajemen dari tingkat atas maupun tingkat bawah dapat menerima dan melaksanakan perubahan yang terjadi dalam perusahaan untuk menghasilkan nilai-nilai atai produk yang berbeda (unique) dan yang baru.

Jadi, bagi pemilik perusahaan dan stake holder perusahaan untuk dapat siap dan sigap menghadapi perubahan, sehingga dapat semakin mengembangkan perusahaan dan melakukan pengambilan keputusan dengan tepat.

Untuk membantu perusahaan, perusahaan juga dapat bekerja sama dengan pihak professional yang dapat melakukan analisa serta membaca laporan keuangan perusahaan serta dapat memberikan edukasi kepada pemilik bisnis, untuk membaca laporan keuangan tersebut. Dengan bekerja sama dengan professional, tentu saja pemilik perusahaan akan terbantu dan tidak salah jalan dalam melakukan pengambilan keputsan perusahaan.

   For Further Information, Please Contact Us!