Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

LOYALITAS KARYAWAN UNTUK MENJAGA SUSTAINABLY KANTOR

13 April 2017
Category: SECRETARY
Penulis:         Annisa Lupita R.
LOYALITAS KARYAWAN UNTUK MENJAGA SUSTAINABLY KANTOR

Dewasa ini banyak karyawan yang bekerja hanya sekedarnya saja. Tidak melibatkan hati ketika bekerja. Akibatnya karyawan tidak produktif ketika bekerja dan tidak betah bekerja di perusahaan. Oleh karena itu, karyawan harus bisa loyal kepada perusahaan tempat dia bekerja. Bagaimana caranya?

dalam perkembangannya, arti kata loyalitas menurut karyawan atau para professional adalah kesetiaan pada pekerjaan atau profesinya. Sementara kantor adalah tempat dia bekerja dan kewajiban keryawan bekerja mengikuti peraturan perusahaan, tentu saja harus mendapatkan hak sesuai kesepakatan. Jika ada kewajiban selain yang disepakati, maka harus ada benefit yang didapatkan oleh karyawan.

Karyawan akan loyal kepada perusahaan jika menemukan rasam aman dan nyaman. Mereka nyaman dengan lingkungan, sikap atasan atau rekan kerja, dan masa depannya. Rasa nyaman tersebut akan muncul ketika tumbuh kedekatan dengan rekan kerja dan rasa memiliki perusahaan. Dengan begitu maka loyalitas karyawan akan meningkat.

Untuk mengetahui apakah karyawan loyal terhadap pekerjaan? Berikut kami sampaikan aspek-aspek loyalitas kerja antara lain:

    1.Taat pada peraturan

    Karyawan yang loyal akan selalu taat pada peraturan yang ada di perusahaan. Ketaatan ini muncul sendirinya dari kesadaran karyawan bahwa peraturan-peraturan yang dibuat semata-mata untuk menunjang kelancaran pekerjaan. Kesadaran ini membuat karyawan taat pada peraturan tanpa merasa terpaksa atau terbebani sanksiyang akan diterima jika melanggar peraturan tersebut.

    2.Tanggung jawab pada perusahaan

    Ketika karyawan memiliki sikap loyal, maka secara otomatis akan akan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap perusahaan. Karyawan akan berhati-hati dan sungguh-sungguh melakukan pekerjaan, sekaligus berani berinovasi demi kepentigan perusahaan.

    3.Kemauan untuk kerja sama

    Pada dasarnya manusia adalah makhluk social. Tidak ada manusia yang mampu bekerja sendiri, pasti sediki atau banyak membutuhkan bantuan orang lain. Bekerja sama dalam suatu kelompok memungkinkan karyawan mampu mewujudkan tujuan perusajaan untuk mencapai sesuatu yang tidak mungkin dicapai karyawan secara individual.

    4.Rasa memiliki

    Timbulnya rasa ikut meiliki terhadap perusahaan akan membuat karyawan merasa ikut menjaga dan bertanggung jawab terhadap perusahaan yang pada akhirnya menimbulkan sikap sesuai perngertian loyalitas agar tujuan perusahaan bisa tercapai.

    5.Hubungan antar personal

    Karyawan yang memiliki loyalitas akan punya hubungan yang baik antar karyawan atau kepada atasannya. Hubungan antar pribadi meliputi hubungan social pergaulan sehari-har yang meyangkut hubungan kerja atau pribadi.

    6.Suka terhadap pekerjaan

    Setiap karyawan pasti mempunyai rasa jenuh terhadap pekerjaannya. Karyawan yang memiliki loyalitas akan menyikapi permasalahan tersebut dengan bijaksana. Hal tersebut hanya bisa dilakukaan jika karyawan suka dan mencintai pekerjaannya.

Mengapa loyalitas menjadi penentu hubungan antara perusahaan dengan karyawan? Karyawan berharap mereka dianggap sebagai rekan oleh perusahaan sama dengan pemilik kepentingan lainnya (customer, supplier, pemegang saham, lingkungan dan masyarakat sekitar) dianggap sama pentingnya. Karyawan hanya akan loyal terhadap perusahaan tempatnya bekerja jika menemukan kenyamanan dan aman. Dia merasa nyaman dengan lingkungannya, dengan sikap atasan atau rekan kerjanya, merasa aman dengan masa depan, karir dan pekerjaannya. Sementara bekerja dan memiliki pekerjaan adalah salah satu cara untuk mendapatkan rasa aman.

Meski hampir tak ada perusahaan atau pimpinan yang terang-terangan meminta loyalitas dari karyawannya, namun banyak perusahaan mengharapkan loyalitas dari karyawannya. Dengan mendapatkan loyalitas dari karyawannya, perusahaan merasa benar-benar ‘memiliki’ karyawan yang bekerja denga sepenuh hati demi tercapainya tujuan perusahaan, dan pimpinan perusahaan tidak perlu ragu jikaperintahnya tidak terlaksanakan. Demikian pula, bila seorang karyawan sudah loyal terhadap perusahaan, maka karyawan tidak perlu khawatir atau takut kehilangan pekerjaannya.

   For Further Information, Please Contact Us!