Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

Ketentuan Mutlak Dalam Manajemen Keuangan

16 March 2017
Category: ACCOUNTING
Penulis:         Dedik Irawan, S.E.
Ketentuan Mutlak Dalam Manajemen Keuangan

Ketentuan mutlak ini merupakan sebuah pernyataan yang diterima sebagai suatu kebenaran dan bersifat umum, serta tanpa perlu adanya pembuktian. Perlu kita ketahui bahwa ketentuan mutlak ini biasanya berlaku dan tanpa kita lakukan pembuktian.

Apa saja ketentuan mutlak yang dimaksud dalam manajemen keuangan :

1.Risk-Return Trade-Off

Risk-return trade off merupakan sebuah pernyataan yang menunjukkan adanya pertukaran antara resiko beserta return, suatu tuntutan konsekuensi dari sebab akibat yang ada. Dalam hal ini mempunyai sebuah prinsip bahwa semakin besar resiko suatu pekerjaan harusnya return yang diperoleh juga akan semakin besar pula. Jadi ada hubungan searah antara tingkat risiko dan tingkat return.

2.Time Value of Money

Begini mudahnya bila kita memperoleh uang pada saat ini akan lebih baik dibandingkan menerimanya dengan jumlah yang sama di masa yang akan datang. Mengapa demikian? Pasti kita akan bertanya-tanya seperti itu.

Hal ini sangat berkaitan dengan nilai uang yang mana akan semakin turun akibat terjadinya inflasi. Penurunan nilai uang ini yang mendorong munculnya bunga dalam perbankan sebagai salah satu bentuk dari antisipasi agar nilai uang pada masa mendatang tidak turun dari nilai sekarang ini.

Hal lain yang perlu kita perhatikan adalah risiko yang ada. Bila kita lihat sekarang sampai masa yang akan mendatang kita tidak akan tahu peristiwa yang akan terjadi. Peristiwa tersebut akan membawa konsekuensi yang berbeda yang mana dapat merugikan serta menghilangkan kesempatan untuk dapat memperoleh sejumlah uang. Itulah yang akan menjadi sebuah pertimbangan untuk menerima uang kita sekarang atau tahun yang akan datang. Maka lebih baik kita menerimanya sekarang dengan jumlah yang sama pula.

3.Cash-Not Profit-Is King

Bila kita lihat banyak pengusaha yang akan mengalami kerepotan dalam mengurus bisnis, hal ini dikarenakan kesulitan dalam keuangan di tahun berikutnya, padahal bila dilihat dari catatannya laba yang diperoleh semakin meningkat. Kesulitan yang dialami pebisnis ini salah satunya diakibatkan oleh fokus mereka terhadap laba, tapi mereka mengabaikan aliran kas. Bila kita lihat pebisnis yang cermat akan menyelaraskan aliran kasnya, karena mereka itulah yang pebisnis yang berjiwa entrepreneur, bukan pedagang yang semata-mata mencari keuntungan jangka pendak. Hal ini membuktikna bahwa aliran kas jangka panjang lebih penting daripada profit jangka pendek.

4.Incremental Cash Flows Count

Hal ini merupakan arus kas yang berhubungan dengan investasi, yang mana pengambilan keputusan dilakukan atas dasar pertimbangan dampak yang akan terjadi pada kondisi keuangan saat proyek diterima serta pada proyek tidak diterima untuk dikerjakan.

5.The Curse Of Competitive Markets

Persaingan yang ketat kan membelah pasar menjadi bagian kecil-kecil, hal ini disebabkan semakin banyaknya produsen yang bersaing dalam produk yang sama di pasar yang sama pula. Dalam kondisi tersebut menandakan bahwa tidak selamanya laba dapat diperoleh dengan jumlah yang besar, kecilnya penerimaan laba berakibat pada kecilnya tingkat pengembalian investasi. Dengan begitu kita perlu menjaga agar bisnis kita mampu bersaing mempertahankan pasarnya, usahanya seperti diversifikasi produk, penguasaan bahan baku, penggunaan teknologi tepat guna untuk meminimalkan biaya.

6.Efficient Capital Markets

Merupakan pasar modal yang mana perusahaan punya gerak cepat serta harga yang tepat pula. Efisiensi pasar modal dinilai dari keberhasilan dalam menggabungkan serta menyelaraskan informasi.

7.The Agency Problem

Biasanya masalah dalam perusahaan antara manajer dengan pemegang saham, yang mana manajer dipercaya mengelola perusahaan serta memberikan keuntungan dari semua kegiatan bisnis perusahaan agar pemegang saham mendapat keuntungan dari keuntungan perusahaan.

Permasalahnya sering kali manajer tak akan bekerja untuk memegang saham bila tak selaras dengan kepentingan mereka. Manajer akan mengambil kebijakan yang akan memberikan keuntungan bagi mereka, kecuali bila ada kesepakatan yang menjelaskan bagaimana struktur insentif dapat mengakomodasi kepentingan kedua belah pihak.

8.Taxes Bias Business Decisions

Merupakan pertimbangan pajak yang dijadikan landasan pengambilan keputusan terhadap suatu kegiatan bisnis. Untuk itu dalam manajemen keuangan yang diperhatikan adalah segala keputusan serta perhitungan harus setelah dipotong pajak.

9.All Risk Not Equal

Pasti kita tahu bahwa setiap usaha pastilah mempunyai resiko yang berbeda , untuk itu kita perlu melakukan investasi usaha pada bidang-bidang yang berbeda untuk mengantisipasi terjadinya resiko yang berakibat collaps-nya sebuah bisnis.

10.Ethical Dilemmas Are Everywhere In Finance

Etika merupakan nilai normatif yang harus dipegang teguh seseorang dimanapun ia berada. Sering kali kita mengalami dilema di tengah-tengah kegiatan bisnis yang kita lakukan. Hal tersebut karena terdapat kepentingan tertentu disetiap individu. Pada umumnya di perusahaan pasti ada aturan “universal” yang mana kita sebut dengan Budaya Perusahaan yang digunakan untuk mengarahkan karyawan agar berpegang teguh terhadap nilai-nilai yang baik. Biasanya kesalahan etika dapat dimaafkan, tapi bisa membunuh karir seseorang. Karena pelanggar etika akan mendapat hukuman sosial yang disebabkan pelanggaran etika merupakan pertaruhan integritas yang dibutuhkan sebagai nilai budaya perusahaan.

Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa ketentuan mutlak dari sebuah manajemen keuangan ini sangat berperan penting, dan pemahaman atas 10 ketentuan mutlak ini dibutuhkan dalam praktik dan menjadi dasar pelaku bisnis untuk lebih berhati-hati dan menyusun rencana secara matang untuk setiap tindakan atau keputusan yang akan diambil nantinya.

***

   For Further Information, Please Contact Us!