Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

Peningkatan Bisnis Melalui Peningkatan Produktivitas Kerja

28 November 2016
Category: MANAGEMENT SYSTEM
Penulis:         Christine Yohandoyo, S.E., GMA.
Peningkatan Bisnis Melalui Peningkatan Produktivitas Kerja

Perkembangan dunia bisnis saat ini semakin pesat. Setiap Perusahaan yang ada berlomba-lomba untuk mengungguli persaingan yang ada. Banyak tujuan atas persaingan tersebut, dimulai dengan persaingan untuk tujuan memperoleh keuntungan, memperoleh pangsa pasar dan juga meningkatkan omzet penjualan.

Ada banyak faktor yang harus diperhitungkan untuk dapat mengungguli persaingan bisnis antar perusahaan, salah satunya adalah produktivitas kerja. Produktivitas kerja menjadi titik perhatian dari manajemen perusahaan. Produktivitas kerja sangat penting di dalam perusahaan. Apabila perusahaan tidak cepat, tentunya Perusahaan akan ditinggalkan oleh perusahaan pesaing. Dengan produktivitas yang baik maka dapat meningkatkan pertumbuhan perusahaan. Meskipun begitu, masih sering pimpinan perusahaan menganggap karyawan tidak memenuhi standar produktivitas yang telah ditetapkan oleh perusahaan.

Dapat kita ketahui, terdapat beberapa aspek penting yang perlu kita perhatikan agar dapat meningkatkan produktivitas perusahaan. Beberapa aspek tersebut adalah:

    1.Efisiensi

    Efisiensi adalah suatu hal yang penting yang ada didalam Perusahaan, namun seringkali Perusahaan tidak memiliki standar dalam menentukan tingkat efisiensi. Sehingga Perusahaan tidak dapat mengetahui apakah Perusahaan yang dijalankan tersebut telah efisien atau tidak. Efisiensi dapat dihitung dengan melakukan perhitungan setiap bulan, sebagai contoh: Perusahaan menerapkan sistem anggaran. Dengan anggaran perusahaan dapat mengetahui perkiraan pengeluaran yang akan terjadi. Berdasarkan anggaran yang telah ditentukan maka dapat dilakukan efisiensi misalnya efisiensi penggunaan kertas, dilakukan perhitungan dari satu bulan kegiatan usaha membutuhkan kurang lebih berapa penggunaan kertas, sehingga tidak terdapat pembengkakan penggunaan kertas atas hal-hal yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha. Sehingga seluruh biaya yang terjadi di Perusahaan dapat dilakukan secara efisien.

    2.Kemampuan Sumber Daya Manusia

    Melalui sumber daya manusia, Perusahaan dapat dikatakan produktif atau tidak produktif. Sebagai contoh A dan B diberikan material dan waktu yang sama, A dan B dapat menghasilkan hasil yang berbeda. Apabila Perusahaan ingin produktif maka Perusahaan harus memiliki standar minimal kerja. Sebagai contoh dengan waktu 10 menit maka produksi yang dihasilkan harus 100 buah. Dengan standar minimal kerja ini maka Perusahaan dapat melakukan evaluasi apabila terdapat sumber daya manusia yang tidak memenuhi standar minimal kerja yang diterapkan oleh Perusahaan. Selain itu untuk mencapai standar minimal kerja maka Perusahaan harus menerapkan standar sejak perekrutan sumber daya manusia dan pelatihan sebelum sumber daya manusia dilibatkan dalam proses yang ada didalam Perusahaan. Hal ini disebabkan karena sumber daya manusia pasti beraneka ragam dalam mengerjakan suatu pekerjaan, terdapat sumber daya manusia yang cepat, efisien dan rapi. Namun terdapat pula sumber daya manusia yang memerlukan training untuk menghasilkan pekerjaan yang cepat, efisien dan rapi. Untuk menghasilkan sumber daya manusia sesuai dengan standar minimal kerja yang diinginkan oleh Perusahaan maka Perusahaan seharusnya memiliki standar pada saat perekrutan dan melakukan training sehingga masing-masing sumber daya manusia yang terlibat didalam Perusahaan dapat mengikuti “irama” yang diterapkan oleh Perusahaan. Hal ini dapat mencegah terjadinya ketidakefisienan sumber daya manusia.

    3.Alat dan Sarana Kerja

    Untuk mendapatkan produktivitas kerja yang tinggi, tentunya Perusahaan harus memiliki alat dan sarana kerja. Alat dan sarana kerja merupakan satu hal yang penting untuk meningkatkan produktivitas kerja. Dapat kita ambil contoh sebuah perusahaan menggunakan komputer untuk mencatat seluruh transaksi didalam perusahaan dan perusahaan yang menggunakan buku (manual) untuk mencatat seluruh transaksi didalam perusahaan. Perusahaan dengan sistem komputer tentu bisa menghasilkan data lebih akurat dan lebih cepat dibandingkan dengan perusahaan yang masih menggunakan buku (manual) untuk mencatat seluruh transaksi. Sehingga dengan alat dan sarana kerja yang tepat maka perusahaan dapat meningkatkan produktivitas dan menghemat biaya perusahaan

    4.Organisasi Perusahaan

    Peran manajemen sangat penting dalam menentukan tujuan, visi dan misi serta strategi Perusahaan. Dengan tujuan, visi dan misi serta strategi yang jelas maka setiap pelaku yang ada didalam organisasi perusahaan dapat menjalankan seluruh kegiatan secara efektif dan efisien berdasarkan dengan tujuan, visi dan misi Perusahaan. Namun sering kali visi dan misi Perusahaan tidak dipahami oleh pelaku organisasi level menengah ke bawah. Visi dan misi hanya dipahami dan dimengerti oleh pemegang saham dan direktur, sementara jabatan dibawahnya tidak memahami dan mengerti visi dan misi Perusahaan. Hal ini dapat menyebabkan hal yang dilakukan oleh karyawan yang tidak mengerti visi misi menjadi tidak sesuai dan tidak sejalan dengan visi misi yang dimiliki oleh Perusahaan. Karyawan yang tidak mengerti tujuan, visi dan misi perusahaan bekerja secara tidak efektif dan efisien sesuai dengan tujuan perusahaan. Hal ini menyebabkan perusahaan menjadi tidak produktif.

    5.Teknologi Informasi

    Hal lain yang menunjang produktivitas kerja ialah teknologi. Dengan adanya teknologi pekerjaan menjadi lebih cepat dan mudah. Sebagai contoh dengan adanya internet maka informasi dapat diperoleh dengan mudah, apabila direktur memerlukan data dari perusahaan dengan adanya internet maka data dapat langsung dilihat. Dapat kita bayangkan tanpa adanya internet apabila organisasi level atas memerlukan data maka harus datang ke Perusahaan untuk melihat data. Hal ini tentunya sangat tidak efektif dan efisien mengingat banyak hal yang harus dilakukan oleh organisasi level atas. Dengan adanya teknologi informasi dapat membantu efisiensi dan produktivitas kerja.

Sesuai dengan aspek-aspek diatas maka produktivitas kerja didalam sebuah Perusahaan dapat ditingkatkan. Dengan tingkat produktivitas yang tinggi dan efisien, organisasi level atas dapat menentukan pengembangan bisnis melalui perencanaan strategi-strategi. Beberapa pengembangan bisnis yang dapat dilakukan:

1.Meningkatkan pemasaran dan perluasan jaringan

Dengan produktivitas yang efektif dan efisien, maka manajemen tidak perlu kuatir dengan keadaan produksi sehingga dapat meningkatkan pemasaran. Tentunya akan sangat mengkhawatirkan apabila manajemen ingin melakukan peningkatan pemasaran namun produksi yang dihasilkan oleh Perusahaan tidak dapat mencukupi permintaan pasar. Hal ini tentunya akan mengganggu proses peningkatan pemasaran. Dengan produktivitas yang tinggi, Perusahaan dapat memperluas wilayah pemasaran dan meningkatkan penjualan.

2.Pengembangan Produk

Manajemen dapat melakukan pengembangan pada produk yang dihasilkan oleh Perusahaan. Dengan pengembangan produk maka perusahaan dapat melakukan pengembangan bisnis. Sebagai contoh: produk yang dihasilkan oleh perusahaan adalah minuman bersoda, perusahaan dapat mengembangkan produk dengan menghasilkan minuman tanpa soda. Dengan pengembangan tersebut tentunya perusahaan akan memperoleh pangsa pasar yang baru dan pengembangan bisnis.

3.Peningkatan Mutu Hasil

Manajemen Perusahaan menerapkan strategi Management by Objective (MBO) sebagai ukuran dari keberhasilan Perusahaan dalam meningkatkan hasil kerja. Namun sering melupakan mutu dari hasil kerja. Yang dimaksud dengan mutu hasil adalah hasil akhir dan proses kerja. Manajemen dapat melakukan peningkatan kualitas dari hasil yang dihasilkan. Dengan peningkatan hasil (output), Perusahaan dapat melakukan pengembangan bisnis.

4.Perbaikan terus menerus

Perbaikan terus menerus merupakan hal yang harus diterapkan oleh Perusahaan. Dunia selalu berubah baik dari sisi bisnis, politik, ekonomi, dan budaya. Perubahan itu mau tidak mau harus dapat diserap oleh Perusahaan. Perubahan harus diserap oleh Perusahaan, namun perubahan tersebut harus direncanakan terlebih dahulu bukan perubahan yang dilakukan tanpa rencana. Perubahan ini sangat penting diingat bahwa manusia cenderung menolak perubahan. Karena itu manajemen perlu untuk mengetahui bagaimana menerapkan perubahan yang dilakukan oleh Perusahaan sehingga seluruh karyawan dapat mengikuti perubahan tersebut.

Dengan produktivitas yang efektif dan efisien maka manajemen dapat memikirkan banyak hal lain yang dapat digunakan untuk pengembangan bisnis sesuai dengan yang telah dijelaskan diatas. Oleh karena itu pengembangan bisnis tidak lepas dari tingkat produktivitas yang dihasilkan oleh Perusahaan.

   For Further Information, Please Contact Us!