Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

Application Of Skepticism Early On For Millennial Generation Auditors

12 January 2019
Category: AUDIT
Penulis:         Rosyid Ghufron M., S.E.
Application Of Skepticism Early On For Millennial Generation Auditors

Perkembangan teknologi di dunia merupakan salah satu bentuk dari hasil revolusi industri yang diawali beberapa dekade lalu. Dan perkembangan teknologi besar-besaran rupanya sudah terjadi pada abad ke-20an, yang mana lebih tepatnya pada masa Perang Dunia II. Pada saat itu, perkembangan teknologi terjadi di sektor militer baik itu senjata, komunikasi, hingga yang lainnya. Perkembangan tersebut masih berlangsung hingga sekarang

Mengingat zaman telah berkembang pesat, maka semakin banyak pula generasi baru yang memiliki sikap yang bebas dan berusaha mencari keuntungan masing-masing sehingga tidak dapat diganggu gugat. Alhasil para orang tua harus mengubah cara mendidik anaknya sesuai dengan era saat ini. Dan berusaha menyesuaikan kondisi yang disandingkan dengan era teknologi yang terus mengalami peningkatan setiap waktu sehingga dapat dipastkan generasi masa kini hanya merasakan dampak dari teknologi yang sedang buming saat ini dan menemukan masalah baru yang terkait dengan perkembangan suatu bidang dan teknologi sebagai toolsnya. Dengan begini para generasi milenial dapat melatih kreatifitas dan kemandirian dalam menggunakan segala system yang ada dan tidak hanya sampai disitu saja namun juga mengembangkannya supaya system tersbut menjadi system yang up to date dan menyesuaikan kebutuhan pada zamannya.

Di tahun 2020, kreativitas digadang-gadang menjadi skill ketiga yang paling dibutuhkan dalam industri. Dengan adanya kebutuhan produk dan pola pekerjaan baru menuntut pelaku industri lebih kreatif untuk mendapatkan keuntungan dari pesatnya teknologi di masa depan. Mungkin robot dapat membantu kita mendapatkan sesuatu yang lebih cepat, tetapi robot belum tentu bisa menjadi kreatif seperti manusia.

Faktanya, skeptisisme profesional dalam auditing adalah penting karena:

    (1)skeptisisme profesional merupakan syarat yang harus dimiliki auditor yang tercantum di dalam standar audit (SPAP),

    (2)perusahaan-perusahaan audit internasional menyaratkan penerapan skeptisisme profesional dalam metodologi audit mereka,

    (3)skeptisisme profesional merupakan bagian dari pendidikan dan pelatihan auditor, dan

    (4)literatur akademik dan profesional di bidang auditing menekankan pentingnya skeptisisme profesional (Quadackers, 2009)

Namun dalam praktik penerapan sikap skeptis saat ini kita menemukan kesulitan karena sulitnya mengakses informasi yang instan dari suatu program, sehingga masalah baru yang muncul seiring perkembangan zaman sekarang butuh analisa yang kuat terutama hal-hal yang sifatnya mendasar terlebih dahulu. Yang awalnya merupakan kesalahan sepele seperti tidak lengkap menginput data, jika hal tersebut terus dilakukan maka akan terakumulasi dan menjadi kesalahan yang fatal serta akan mempengaruhi hasil akhir.

Dari penjelasan di atas maka untuk pengguna teknologi informasi dibutuhkan ketelitian untuk mengurangi kesalahan yang tidak diinginkan di akhir. Upaya yang dapat dilakukan adalah memberikan training yang benar-benar intens dan mendetail untuk memaksimalkan hasil audit yang diharapkan. Dengan demikian perkembangan teknologi dan sumber daya manusianya dapat dimaksimalkan dengan baik.

   For Further Information, Please Contact Us!