Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

CASH MANAGEMENT FOR BUSINESS SUSTAINABILITY

12 June 2018
Category: MANAGEMENT SYSTEM
Penulis:         Angelina Hutomo Chandra, S.E.
CASH MANAGEMENT FOR BUSINESS SUSTAINABILITY

Keberlangsungan hidup (sustainability) suatu perusahaan sangatlah bergantung pada seberapa baik perusahaan tersebut melaksanakan sistem manajemen di dalam usahanya. Kegiatan usaha adalah aktivitas pengelolaan yang dilakukan menyeluruh terhadap berbagai unsur dalam sebuah perusahaan. Pada umumnya kegiatan usaha ini dapat dikelola secara berkala agar memudahkan perusahaan dalam mengatur dan merencanakan kegiatannya.

Perusahaan menjalankan kegiatan usahanya secara berkelanjutan sehingga perusahaan akan perlu selalu melakukan proyeksi atau rencana di periode yang akan datang, disisi lain perusahaan juga perlu memperbesar usahanya dengan menambah sumber daya, sehingga perusahaan membutuhkan sumber daya ekonomi bagi perusahaan untuk mengelola kebutuhan akan operasional.

Sumber daya ekonomi apakah yang dimaksud? kebutuhan akan dana atau kas operasional perusahaan merupakan alat yang dapat menunjang kegiatan operasional tersebut agar berjalan lancar dalam mencapai sasaran atau target yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan sistem manajemen kas sebagai alat untuk menjaga keberlangsungan hidup perusahaan dan mengusahakan operasional tetap going concern.

Mungkin bila melihat laporan laba rugi perusahaan, perusahaan dikatakan sukses karena laporan laba rugi menunjukan perusahaan memperoleh laba usaha, lalu jumlah asetnya pun besar. Namun hal tersebut tidak bisa dijadikan patokan bahwa perusahaan tersebut sehat, hal ini bisa dilihat ketika perusahaan mulai kesulitan untuk membayar tagihan dan memenuhi keperluan yang ada, maka itu pertanda mulai terjadi masalah.

Masalah tersebut menyangkut aliran keluar masuknya uang yang tidak seimbang atau dengan kata lain lebih banyak pengeluaran dibandingkan dengan pemasukan. Sistem manajemen kas yang tidak baik menjadi penyebab kegagalan bisnis yang paling sering dialami oleh pebisnis. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Maka dari itu penting sekali bagi perusahaan untuk melakukan manajemen kas yang efektif, yaitu:

Pertama adalah membuat anggaran kas. Anggaran kas merupakan rencana keuangan periodik yang merencanakan secara rinci terkait penerimaan dan pengeluaran kas dari waktu ke waktu selama periode yang akan datang. Hal ini bertujuan untuk menghitung besaran pengeluaran dalam satu periode yang didasarkan pada pengeluaran biaya sebelumnya ditambah dengan kemungkinan tambahan atau perubahan biaya atau kemungkinan peluang peningkatan pendapatan pada periode ini. Anggaran kas yang dikelola dengan baik sangat diperlukan dalam administrasi, karena anggaran kas merupakan proyeksi mengenai penerimaan dan pengeluaran kas dalam suatu periode. Dalam hal ini, anggaran kas memiliki tujuan pokok untuk merencanakan penganggaran kas yang seoptimal mungkin, yaitu rencana untuk menyediakan kas yang cukup baik dalam jumlah maupun waktunya

Kedua adalah pencatatan administrasi kas harian. Hal ini dilakukan agar perusahaan tertib dalam melakukan administrasi dan pencatatan baik administrasi penerimaan maupun administrasi pengeluaran kas, beserta saldo akhir-nya, sehingga laporan kas harian yang di hasilkan selalu up to date dan dapat memberikan informasi yang valid ketika laporan tersebut di butuhkan. Dengan adanya pencatatan kas yang rapi, tertib, dan up to date, maka informasi ketersediaan kas (cash availability) dapat berguna ketika manajemen membutuhkan untuk kegiatan operasional.

Ketiga adalah mempertahankan aliran kas agar tetap seimbang. Hal yang dimaksud adalah mengupayakan agar terjadi keseimbangan antara aliran kas masuk dan kas keluar perusahaan sehingga pengelolaan kas menjadi optimal. Pengelolaan kas yang tidak optimal sering mengakibatkan terjadinya kas tidak seimbang dalam artinya bisa terjadi kekurangan dan kelebihan kas yang akan mengganggu kelancaran operasional perusahaan sehari-hari. Ketidakseimbangan kas juga berakibat pada lemahnya dalam pengambilan keputusan strategi jangka panjang.

Perusahaan tidak hanya sering kesulitan dalam mengantisipasi kekurangan uang ketika harus membayar kewajiban lancarnya, namun tanpa disadari, perusahaan juga sering mengalami kesulitan dalam mengantisipasi kesempatan penggunaan kas secara efektif apabila terdapat kelebihan kas. Jumlah uang kas yang berlebihan ataupun sebaliknya yaitu kekurangan kas, kedua kemungkinan tersebut memiliki dampak negatif bagi perusahaan.

Kekurangan kas dapat mengakibatkan tidak terbayarnya berbagai kewajiban yang harus dilakukan oleh perusahaan seperti pembayaran gaji maupun bunga pinjaman bank, lalu hutang dagang atas pembelian persediaan, bahan baku dan sebagainya. Hal ini bakal menurunkan produktivitas kerja serta merugikan nama baik dan citra perusahaan di mata para rekan bisnis atau pemasok/supplier perusahaan.

Sebaliknya kas yang berlebihan berarti banyak kas yang menganggur (idle cash). Kas yang menganggur artinya perusahaan sedang menanggung suatu biaya (cost), sehingga dapat menimbulkan resiko yang ada seperti kehilangan opportunity cost dalam berinvestasi. Dengan konsep opportunity cost maka biaya menahan kas adalah berupa keuntungan yang sebenarnya dapat diperoleh apabila kas tersebut digunakan untuk penggunaan investasi. Biaya tersebut mungkin dapat sebagian ditutup dari hasil berinvestasi dalam bentuk surat-surat berharga atau deposito. Jelaslah bahwa operasional perusahaan haruslah direncanakan dalam batas-batas dana yang tersedia. Dan sangatlah penting bagi perusahaan untuk menyediakan dana dalam jumlah yang cukup untuk melaksanakan operasi perusahaan seperti yang telah direncanakan.

Dari penjelasan-penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa manajemen kas berperan sebagai alat bantu manajemen dalam melakukan perencanaan sumber daya kas yang akan diperoleh dan digunakan, serta mengendalikan bagaimana sumber tersebut digunakan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan dalam jangka waktu tertentu. Manajemen kas setiap perusahaan bisa berbeda tergantung dari ukuran perusahaan bisa menjadi salah satu faktor penentu kompleksitas dari manajemen kas. Manajemen kas dapat membantu manajemen dalam melakukan pengendalian kas, karena memberikan informasi yang berguna tentang pola penerimaan dan pengeluaran kas setiap periode operasi perusahaan.

   For Further Information, Please Contact Us!