Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

MAKING YOUR JOB MEANINGFUL

09 May 2018
Category: HUMAN RESOURCE
Penulis:         Ketut Dewi P., S. Psi
MAKING YOUR JOB MEANINGFUL

Tidak dapat di pungkiri bahwa ketatnya persaingan pasar membuat perusahaan memiliki tuntutan yang lebih tinggi terhadap karyawan-nya. Karyawan diharuskan untuk dapat berkompetisi dan menunjukkan kompetensinya secara maksimal di perusahaan. Kenyataan-nya, bilamana tuntutan yang diberikan perusahaan tidak dapat disikapi dengan baik oleh karyawan, maka hal tersebut akan dijadikan sebagai beban.

Suatu tantangan bisa dimaknai sebagai beban ketika tantangan tersebut kurang dimaknai secara positif. Hal ini bisa terjadi ketika yang dilakukan kurang sesuai dengan passion ataupun bidangnya, sehingga pekerjaan yang harusnya dapat dilaksanakan dengan sepenuh hati justru akan dijadikan suatu beban tersendiri. Tentunya hal tersebut dapat berdampak pada kinerja yang dihasilkan serta kepuasan kerja yang dimiliki karyawan.

Untuk menyikapi fenomena tersebut, hal yang dapat dilakukan seseorang adalah membuat dirinya tetap memiliki engagement terhadap pekerjaannya dengan cara membuat dirinya merasa bahwa pekerjaan yang ia lakukan bermakna atau meaningfulness. Adanya meaningfulness memiliki hubungan yang positif terhadap engagement seseorang, karena seseorang akan merasa bermakna apabila ia berguna di perusahan-nya. Bahkan dapat dikatakan pula bekerja berdasarkan meaningfulness dapat menimbulkan perasaan positif dan pencapaian sasaran jangkan panjang yang lebih baik.

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan agar setiap individu semakin memaknai pekerjaan nya dengan baik :

  1. Job Crafting. Hal pertama yang harus dilakukan karyawan agar dapat bekerja berdasarkan meanginfulness adalah dengan cara job crafting. Melalui job crafting, karyawan dapat memiliki kesempatan untuk menata kembali pekerjaan sesuai dengan passion mereka. Melakukan sesuatu berdasarkan hal yang disukai tentunya dapat membawa keuntungan tersendiri, sehingga dapat dikatakan melalui strategi job crafting dapat memberi kesempatan pada individu untuk menemukan makna kehidupan kerjanya sendiri.
  2. Bekerja secara totalitas dan meraih performa kerja yang maksimal. Setelah melakukan pekerjaan berdasarkan passion, dapat dikatakan karyawan dapat bekerja secara totalitas. Hal tersebut akan berdampak pada pekerjaan yang dihasilkan serta kepuasan kerja yang meningkat. Prestasi yang telah diraih dapat meningkatkan kepuasan kerja, serta karyawan dapat semakin memaknai pekerjaan yang ia miliki
  3. Setting goal yang ingin di capai. Pekerjaan yang memiliki tujuan pasti akan lebih memicu individu untuk dapat mencari startegi agar dapat mencapai tujuan nya. Disini, peran atasan juga diperlukan, dimana karyawan dapat bekerja sama dengan atasan untuk dapat menetapkan skala prioritas terhadap hal-hal yang ingin di capai
  4. Berada di lingkungan kerja yang positif dan suportif. Adanya tuntutan pekerjaan tentunya akan membuat karyawanmau tidak mau akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di kantor. Disini peran perusahaan juga dibutuhkan agar dapat menciptakan lingkungan kerja yang membuat karyawan merasa nyaman agar semakin menikmati serta memaknai pekerjaan-nya.

Melalui penjelasan singkat diatas, dapat dikatakan bahwa agar bisa bertahan lama dalam pekerjaan, untuk itu karyawan memerlukan adanya meaningfulness terhadap pekerjaan yang ia lakukan. Dengan adanya job crafting, bekerja secara totalitas, dan juga melakukan setting goal dapat membantu karyawan untuk lebih memberikan makna dalam pekerjaannya.

   For Further Information, Please Contact Us!