Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology.

Tantangan Di Era MEA (Masyarakat Ekonomis Asia), Cukupkah Dengan Bekerja Keras?

26 September 2015
Category: HUMAN RESOURCE
Penulis:         Yuanita Agata Talentine, S. Psi
Tantangan Di Era MEA (Masyarakat Ekonomis Asia), Cukupkah Dengan Bekerja Keras?

Cara bekerja ‘keras’ dan bekerja cerdas’ acapkali masih sering menjadi pro kontra dalam perbincangan. Pun akhirnya hal tersebut menjadikan pertanyaan dalam benak kita harus memilih bekerja menggunakan teknik yang mana? Tidak jarang kita menjumpai orang-orang yang pada dasarnya bersedia untuk mengorbankan waktu dan tenaganya, bersedia untuk bekerja lembur dan memiliki loyalitas tinggi terhadap perusahaan, namun ternyata justru ada orang lain yang nampaknya lebih santai justru dinilai lebih berpotensi oleh perusahaan. Dari sini kita dapat menyimpulkan bahwa memang bekerja keras bukanlah suatu penentu kesuksesan kita yang dapat berdiri sendiri.

Bekerja keras identik dengan bekerja secara sungguh-sungguh, sekuat daya dan tenaga, penuh semangat, pantang menyerah, untuk mencapai hasil terbaik. Mungkin di jaman dahulu, dengan bekerja keras saja kita sudah dapat mencapai apa yang menjadi tuntutan dipekerjaan. Namun seperti yang kita ketahui bahwa Indonesia akan menghadapai era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean), yang akan diberlakukan 2016 mendatang. Disisi lain ini akan meningkatkan peluag ekonomi bagi industri-industri yang ada. Namun demikian, selain membuka peluang, kesepakatan ini akan menimbulkan tantangan baru terutama untuk perusahaan-perusahaan yang merupakan pelaku utama dalam perekonomian. Banyak industri yang telah mempersiapkan diri untuk dapat bersaing di pasar Internasional. Dengan demikian, para pekerja mulai berlomba-lomba meningkatkan kompetensi dan meningkatkan daya saing diantara sesama pekerja industri. Persaingan menjadi semakin ketat dan kompleks karena semakin banyak pesaing yang mungkin dapat merebut pangsa pasar saat ini dan dapat dipastikan hanya perusahaan yang mampu berinovasi dan beradaptasi lah yang dapat terus bertahan

Oleh karenanya dengan perkembangan jaman, teknologi yang semakin maju dan serta kompetisi yang semakin ketat, tidak cukup hanya bisa mengandalkan kerja ‘keras’ semata, namun juga bekerja secara ‘cerdas’. Apa itu bekerja ‘cerdas’? Bekerja cerdas adalah bekerja yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik namun juga menggunakan kekuatan pikiran. Tidak hanya bekerja dengan menggunakan pola-pola yang umum, namun juga bisa berpikir kreatif dan inovatif, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan waktu yang efektif.

Mereka yang senantiasa bekerja dengan tingkat ketekunan yang sama namun juga senantiasa berupaya mencari cara bekerja yang lebih efektif. Melakukan inovasi, membuat sejumlah improvement dalam perusahaan, memperbaiki aspek pelayanan dalam perusahaan dsb akan lebih cepat mencapai kesuksesan dari pada mereka yang bekerja dengan menggunakan pola-pola seperti biasanya dan tidak banyak perubahan yang dilakukan. Dengan bekerja cerdas diharapkan kita tidak terjebak dengan rutinitas yang sama, namun mampu berfikir out of the box untuk dapat meningkatkan daya saing kita menghadapi MEA yang akan datang.

   For Further Information, Please Contact Us!