Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology.

8 KEBIASAN EFEKTIF BAGI KARYAWAN

18 October 2018
Category: SECRETARY
Penulis:         Brigita Ageng C., A.Md.
8 KEBIASAN EFEKTIF BAGI KARYAWAN

Sebagai karyawan di jaman milenial ini, hanya yang bekerja secara efektif dengan hasil yang baik dapat bertahan, seperti kata orang “it is not the strongest people survive but the most adaptable one”, jika tidak maka kita akan tergerus jaman, posisi Anda dapat digantikan oleh orang lain yang dapat bekerja lebih efektif. Apa yang harus Anda lakukan agar mampu karyawan yang efektif dalam bekerja? Dalam buku berjudul The Eight habits: From Effectiveness to Greatness, dipaparkan 8 kebiasaan yang dapat dilakukan untuk menjadi efektif. Apa saja kebiasaan-kebiasaan tersebut?

    1.Jadilah proaktif

    Untuk menjadi orang yang efektif dan sukses, kebiasaan proaktif mutlak diperlukan. Karyawan yang hanya menunggu perintah atasannya tidak akan menghasilkan sesuatu yang berbeda yang dapat memajukan dirinya dalam bekerja. Jangan biarkan rutinitas mengendalikan diri kita, mencoba mencari gebrakan baru dalam pekerjaan Anda yang memudahkan dalam mengerjakan sesuatu, lakukan pekerjaan Anda tanpa menunggu perintah dari atasan, dengan begitu atasan akan terkesan dengan gaya bekerja Anda.

    2.Memulai dengan tujuan akhir

    Ini maksudnya adalah mulailah dengan memberikan tujuan akhir dari pekerjaan yang akan Anda lakukan. Setiap langkah yang dibuat harus ada visi kedepan yang ingin dicapai. Dengan begitu, otomatis akan memikirkan langkah-langkah apa saja yang harus Anda lakukan untuk mencapai tujuan akhir tersebut, itu akan mempermudah untuk melakukan pekerjaan, karena Anda tahu pasti apa yang akan Anda dikerjakan.

    3.Memiliki skala prioritas

    Dalam pekerjaan tidak mungkin hanya satu pekerjaan yang harus diselesaikan, but so many right? Dan beberapa pekerjaan tersebut memiliki deadline yang sama. Anda harus bisa memilih mana yang harus didahulukan, bedakan mana yang penting dan mana yang mendesak, dan dari dua hal itu anda harus mendahulukan yang penting terlebih dahulu yang penting, karena penting itu pasti mendesak, dan mendesakan kadang tidak selalu penting.

    4.Berpikir Win-Win

    Hal ini membutuhkan kedewasaan, integritas, serta kejujuran, dengan begitu Anda akan lebih terasah untuk menemukan solusi yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan Anda agar dari segala aspek mendapatkan keuntungan.

    5.Berusahalah mengerti orang lain terlebih dahulu, baru kemudian dimengerti

    Pakailah cara mendengarkan saran maupun kritik dari orang lain dengan empati, hal inilah yang akan mendorong mereka untuk balas mendengarkan Anda dan berpikiran terbuka untuk dapat Anda pengaruhi. Ini menciptakan suasana kepedulian, menghormati, dan pemecahan masalah secara positif di lingkungan kerja.

    6.Sinergi

    Jika Anda sudah dapat mengerti orang lain dan dimengerti oleh orang lain, maka akan lebih mudah untuk kita yang bekerja secara tim, karena sudah saling memahami. Dengan begini, tim Anda dapat mengeluarkan performa terbaik dan memberikan kontribusi yang baik terhadap perusahaan.

    7.Asahlah “Gergaji”

    Ini maksudnya adalah asahlah diri Anda dengan ilmu-ilmu baru yang sedang berkembang saat ini mengenai pekerjaan Anda, atau menciptakan sendiri cara-cara baru yang mungkin terinspirasi dari pengalaman Anda sebelumnya. Dengan begitu Anda akan menciptakan gaya hidup yang berkelanjutan, jangka panjang dan efektif.

    8.Menemukan Keunikan Pribadi Dan Membantu Orang Lain Menemukannya

    Menemukan keunikan berarti mengenal potensi dan bakat yang dimiliki, serta menyadari ketertarikan pada suatu bidang yang Anda tekuni. Anda juga harus mengetahui kelemahan Anda, agar dapat proaktif untuk mencari bagaimana cara menutupi kelemahan tersebut dengan potensi yang dimiliki.

Jika Anda dapat menerapkan 8 kebiasaan ini, percayalah, Anda telah mengamankan posisi Anda di perusahaan. Keep up the good work!

   For Further Information, Please Contact Us!