Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology.

.

31 March 2022
Category: INTERNAL AUDIT
Penulis:         Jockie Utomo Prasetio, S.Kom.
.

Perubahan zaman saat ini semakin terasa, terutama dunia industri yang terus berkembang di era teknologi informasi. Akibatnya, nyaris semua yang ada di masa sekarang tidak dapat lepas dari kemajuan teknologi dan internet. Selain itu, hal tersebut juga berdampak pada pekerja dibidang information technology (IT) yang harus selalu mengembangkan skill IT-nya.

Oleh karena itu makin banyak orang yang tertarik untuk bergelut di bidang IT, karena semakin diperlukan dan semakin banyak pula diminati. Maka, perhatian untuk terus mengembangkan skill adalah strategi agar tidak tertinggal dan tergerus persaingan dalam kemajuan teknologi yang tak dapat dihentikan. Setidaknya ada 10 skill IT yang sangat dianjurkan untuk dikuasai oleh Anda yang ingin bergelut di bidang IT, diantaranya:

Cloud computing

Cloud computing adalah suatu pekerjaan di bidang IT dalam hal penyimpanan data dan aplikasi dimana untuk mengakses data dan applikasi tersebut dibutuhkan akses internet. Data tersebut berasal dari pemakaian konsumen pada portal atau website tertentu, dan aplikasi adalah produk untuk mengefisienkan proses kerja dalam perusahaan. Tentu saja, seiring berjalannya waktu data dan aplikasi tersebut semakin banyak, sehingga membutuhkan penambahan tempat penyimpanan dan pengelolaan setiap waktunya. Hal itulah yang membuat skill dalam hal cloud sangat dibutuhkan oleh perusahaan saat ini. Peran seorang IT yang memegang cloud computing cukup diperhitungkan dalam sebuah perusahaan, sebab cloud computing adalah pekerjaan yang selalu beriringan dengan skill IT lainnya terutama artificial intelligence (AI) dan internet of things (IoT).

Application Development and Programming

Skill IT sebagai pembuat aplikasi dan program komputer ini sangat penting karena diprediksi perannya akan terus dibutuhkan, bahkan pertumbuhan kebutuhannya diperkirakan akan sangat pesat dalam waktu dekat ini. Perkiraannya, lowongan pekerjaan membuat aplikasi dan program di dunia akan terus tumbuh hingga 24% hingga tahun 2026.

Pekerjaan ini menjadi sangat penting karena kehidupan manusia semakin dekat dan beralih kepada interaksi melalui internet seperti website, media sosial, aplikasi smart phone, dan sebagainya. Hal tersebut dapat dilihat seperti saat ini dimana aktivitas bisnis di masyarakat sudah dapat dilakukan secara online hanya dengan menggunakan perangkat smart device. Dengan begitu, pengembang aplikasi dan programmer akan sangat dibutuhkan untuk kelancaran urusan tersebut kedepannya.

Analytics and Data Management

Perkembangan teknologi informasi yang membangun budaya interaksi secara digital membuat organisasi perusahaan membutuhkan pekerja IT dengan skill ini, dimana tugas mereka adalah membaca dan memahami pola komunikasi yang terbangun pada interaksi digital, sehingga perusahaan dapat membaca tren, dan memprioritaskan tren mana yang akan dikembangkan terlebih dahulu.

Di samping itu, data hasil analisis terhadap aktivitas digital dengan konsumen dan khalayak dapat menjadi bahan acuan evaluasi perusahaan dan pengambilan keputusan. Datanya dapat lebih cepat diolah dengan klasifikasi tertentu yang dibutuhkan. Ini menjadi strategi perusahaan agar dapat terus berkembang pesat dan tidak tergerus zaman.

Cybersecurity

International Data Corporation (IDC) pernah merilis data analisa terkait identitas dan manajemen akses internet di dunia yang menunjukkan bahwa 55% pelanggan website-website tertentu berencana beralih ke website lain karena adanya pelanggaran terhadap keamanan karena kebocoran data. Tak main-main, dari 55% angka tersebut, 78%-nya serius akan beralih website lain apabila kasus keamanan dan kebocoran ini benar benar menjadi issue yang terelisasi.

Faktanya, ancaman terhadap keamanan data konsumen pada berbagai website yang dikelola perusahaan tertentu memang nyata karena meninggalkan jejak konsumen pada website yang dikunjunginya. Penyalahgunaan data-data tersebut terus meningkat berbanding lurus seiring bertambahnya konsumen, Itulah alasannya skill IT cybersecurity menjadi salah satu yang paling penting dan dibutuhkan oleh perusahaan.

Networking and Wireless

Seiring pertumbuhan pesat pasar software-defined networks (SDN) karena fleksibilitas dan adaptabilitas nya, kesempatan pekerja IT di bidang ini pun menjadi terbuka lebar. Syaratnya adalah skill networking yang terus terbarui, karena perkembangan SDN memang sangat cepat dan banyak bermunculan device baru. Salah satu perusahaan terdepan terkait networking dan wireless adalah Cisco, yang sertifikasi Routing dan Switching-nya sangat popular dan menjadi favorit bagi setiap kalangan IT Networking.

System and Enterprise Architecture

Skill IT ini diperlukan pada perusahaan yang sedang mengembangkan teknologi digital pada sistem kerjanya. Lebih jauh, perusahaan tersebut menghendaki keselarasan kerja antara satu departemen dengan departemen lainnya yang terintegrasi dan terhubung dengan kemajuan teknologi informasi.

Namun, disini seringkali kebanyakan kasus yang terjadi adalah ketimpangan antara departemen IT dengan departemen lainnya. Departemen IT tentu saja dapat beradaptasi dalam perubahan yang dilakukan oleh IT itu sendiri dan rencana perusahaan dengan lebih optimal, tapi belum tentu begitu di departemen yang lain. Di sinilah diperlukan pekerja IT yang bisa menjembatani permasalah tersebut dengan spesialisasi dibidang system and enterprise architecture untuk membangun sinergi kemajuan teknologi di masing-masing departemen sehingga semua dapat berjalan secara terintegrasi.

AI and Machine Learning

Sekitar hampir separuh lebih pekerja IT professional dari seluruh belahan dunia sepakat bahwa pekerjaan mereka semakin berat dan menjadi beban dari tahun ke tahun seiring berkembangnya teknologi dan kebutuhan perusahaan. Mereka pun sepakat solusinya adalah automasi tugas yang seharusnya mereka emban, agar pekerjaan mereka lebih efisien. Untuk itu, artificial intelligence dan machine learning menjadi salah satu investasi kunci dalam inovasi teknologi informasi. Salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi AI yang sangat dibutuhkan adalah pemenuhan kebutuhan perusahaan yang mulai memakai sistem penyimpanan cloud. Dengan AI, pemrograman, persediaan tools dan layanan dapat dikelola dengan menjadi lebih efisien.

Virtualization

Bidang pekerjaan virtualisasi ini dibutuhkan oleh organisasi untuk mengurangi biaya operasional IT dan meningkatkan daya kerjanya. Bidang ini juga membantu percepatan transformasi penyimpanan pada cloud computing. Untuk itu, para pengambil keputusan perusahaan berani berinvestasi besar untuk skill IT di bidang ini. Seperti skill IT yang lain juga, ketersediaan spesialisasi pada bidang ini masih terbilang terbatas. Kendati begitu ketertarikan pada bidang ini terus tumbuh. Pada tahun 2019, ketertarikan pekerja IT mempelajari virtualisasi menempati urutan keenam di seluruh dunia. Sebelumnya, tahun 2017, pasar software virtual machine meningkat 2,9% dari tahun sebelumnya. Diprediksikan pula, peningkatannya akan terus tumbuh menjadi 4,6% hingga 2022.

Project Management

Beda dengan sebelumnya, skill ini tidak menyentuh langsung ke ranah IT untuk pembuatan suatu produk atau pelayanan secara teknis. Namun skill ini lebih menonjolkan kapabilitas pekerja IT dalam urusan kepemimpinan dan komunikasi untuk menyukseskan pengerjaan suatu project.

Skill ini dibutuhkan karena kebanyakan proyek yang dikerjakan oleh pekerja IT tidak dapat selesai sesuai waktu dan sesuai selera konsumen. Project management ini menuntut pekerja IT professional tidak hanya bekerja secara teknis mengelola mesin-mesin, tapi bagaimana dapat berstrategi yang komunikatif, baik kepada anggota tim atau klien.

Help Desk dan Technical Support

Skill di bidang help desk dan technical support ini termasuk sangat dibutuhkan dalam perusahaan IT karena pertumbuhan serta distribusi hardware dan software tentu harus ada yang menjaga hardware dan software tersebut selalu dalam kondisi prima. Dalam aktivitasnya, kedua pekerjaan ini dapat dikategorikan masuk dalam bidang outsourcing. Namun saat ini keduanya diharapkan untuk in-house untuk kelancaran proses kerja jika terjadi kendala. Umumnya, help desk professional lebih dibutuhkan in-house atau aktif di kantor agar dapat menganalisa kebutuhan serta masalah yang ada secara cepat dan mudah. Sementara technical support bisa bekerja secara remote atau tidak harus selalu di kantor, meskipun risikonya adalah kekurangan pengalaman teknik komunikasi yang baik, terutama untuk komunikasi bisnis.

Kesepuluh skill IT tersebut adalah skill yang dibutuhkan di hampir seluruh perusahaan untuk mengejar kekurangan dalam berbagai bidang terutama dibidang IT. Saat ini, banyak dari perusahaan tersebut masih harus berjuang keras untuk mendapatkan talenta untuk mengisi posisi di bidang-bidang pekerjaan tersebut.

   For Further Information, Please Contact Us!