Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology.

.

23 February 2022
Category: INTERNAL AUDIT
Penulis:         Suryo Kuncoro Yudho, S.E.
.

Departemen auditor internal terus menerus ditantang untuk dapat memberikan nilai lebih kepada top management sembari meningkatkan pengaruh dan dampak kepada organisasi. Top Management menuntut jaminan kepada auditor internal untuk dapat menambah wawasan yang lebih dalam sehingga dapat melaksanakan penugasan secara efisien dan dapat melakukan antisipasi risiko proses bisnis perusahaan yang lebih besar.

Namun pada perjalanannya, upaya yang dilakukan untuk memenangkan tantangan ini seringkali menemui hambatan sehingga berakhir pada kegagalan. Oleh karena itu, departemen audit internal mau tidak mau harus melakukan pembaharuan pada kerangka kerja. Pembaharuan tersebut, berupa penerapan agile internal audit, yang dapat memberikan jalan keluar melalui metode yang dapat merubah pola pikir auditor internal dan proses kerjanya.

Agile internal audit pada dasarnya mengadopsi pada agile software development. Dari adopsi tersebut itulah terbentuk pola pikir yang harus diterapkan oleh fungsi audit internal. Pola pikir tersebut berupa fokus pada apa yang dibutuhkan oleh top management, percepatan pada proses audit, mengembangkan wawasan sehingga dapat melaksanakan penugasan selesai tepat waktu, meminimalisir kegiatan yang sia-sia, dan menyusun bukti atau dokumentasi sedikittetapi dapat menguatkan pemeriksaan.

Pembaharuan pendekatan ini juga dapat membuat auditor internal untuk dapat merespon dengan cepat dan efektif perkembangan strategi, perubahan prioritas, perubahan teknolongi, persaingan yang baru, perubahan regulasi dan ancaman risiko baru.

Menggabungkan Pola Pikir dan Proses

Ketika tuntutan untuk mengejar hasil yang lebih kongkrit, namun tidak dibarengi dengan perubahan pola pikir dari top management atau department lain yang memiliki kepentinganyang sama, tentunya hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk Departemen audit internal. Terdapat beberapa cara untuk dapat menggabungkan pola pikir tersebut, antara lain:

    a)Bersama menginginkan hasil yang lebih jelas.

    Metode Agile internal audit memiliki beberapa tujuan antara lain: membuat hipotesis, menyangkal hipotesis, dan mendukung sudut pandang yang berbeda dari hipotesis. hipotesis ini muncul ketika sedang dilakukan audit, untuk mendukung hipotesis perlu didukung dengan bukti yang kuat sehingga pada saat dilakukan konfirmasi temuan kepada auditee, hipotesis dapat diterima dengan baik oleh auditee. Beberapa tujuan ini dapat membantu auditor internal bersama auditee mendapatkan hasil yang jelas, sesuai dengan fakta dan compile terhadap regulasi yang menjadi patokan tolok ukur.

    b)Meningkatkan keterlibatan.

    Meski auditor internal harus mampu mempertahankan objektivitasnya, auditor internal harus meningkatkan kerja sama dengan top management. Kerja sama tersebut berupa bersama-sama melakukan kajian potensi risiko yang terkandung pada bisnis perusahaan, mulai dari menganalisa area proses bisnis, mengevaluasi masalah yang sudah tampak, dan mengevalusi apakah kebijakan atau solusi yang diambil dalam mengatasi masalah sudah tepat atau tidak.

    c)Dokumentasi yang ditingkatkan.

    Auditor internal wajib melakukan dokumentasi hasil penugasan yang lengkap. Mulai dari perencanaan penugasan, persiapan penugasan, pelaksanaan penugasan dan laporan penugasan harus disusun dengan baik dan lengkap. Hal ini dapat menjelaskan setiap tahap yang dilakukan apabila top management menanyakan tentang penugasan yang dilakukan. Metode agile internal audit membantu auditor internal membuat kerangka kerja yang dapat memperbaiki laporan hasil penugasan.Laporan yang lebih detail yang menjelaskan visual proses dan membuat waktu pengerjaan laporan lebih cepat. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk dapat menerapkan agile internal audit adalah mengembangkan dan mengimplikasi manifesto internal audit.

Penerapan Metode Agile Internal Audit

Langkah Langkah dasar proses audit yang menggunakan metode metode agile audit internal, sebagai berikut:

    a.Perencanaan Tugas Audit

    Melakukan penyusunan audit universe, audit backlog, audit object dll

    b.Perencanaan fase pelaksanaan audit (Sprint planning)

    Mencakup obyek audit yang harus diaudit dan diselesaikan dalam satu fase serta bagaimana melaksanakannya.

    c.Pelaksanaan audit

    Menyusun teknis pelaksanaan penugasan dalam satu fase

    d.Pertemuan singkat harian (Daily stand -up)

    Tim audit internal selama pelaksanaan audit harus berdampingan dengan auditee

    e.Review pelaksanaan penugasan

    Tim audit internal setelah melakukan penugasan bersama dengan auditee harus melakukan review penugasan setelah selesai dilakukan.

Penerapan metode agile internal audit pada perusahaan tidak sama, dapat bervarisai dan dapat menggunakan pendekatan yang berbeda. Hal ini tergantung pada variasi kondisi dan variasi budaya perusahaan serta kompleksitas permasalahan perusahaan. (Agile internal audit is not a one-size fits all approach).

Keberhasilan penerapan metode agile internal audit tergantung pada kepemimpinan dalam pada setiap bagian yang terlibat, memiliki tujuan yang dipahami bersama, transparansi dalam pekerjaannya, dan penggunaan sumber daya yang efisien. Desentralisasi pengambilan keputusan adalah kunci bagi auditor internal dalam menggunakan metode agile internal audit. Seluruh tim harus diberdayakan namun tim juga harus tangguh dan dapat dipercaya untuk membuat keputusan mengenai apa yang harus dilakukan. Diperlukan adanya Audit Scrum Master yang memiliki kemampuan yang baik dalam memberikan bimbingan. Audit Scrum Master adalah pembimbing dan pengendali mutu pelaksanaan audit berbasis metode agile internal audit.

Perubahan yang dilakukan oleh departemen internal audit bukan untuk kepentingan sendiri melainkan untuk dapat memberikan pertambahan nilai bagi perusahaan, meningkatkan kepercayaan top management, dan memberikan keyakinan bagi departemen lain bahwa departemen internal audit dapat menjaga obyektivitas, dan indepensi yang baik.

   For Further Information, Please Contact Us!