Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

HOW TO CREATE QUALITY OF WORK LIFE IN WORKPLACE

29 August 2017
Category: HUMAN RESOURCE
Penulis:         Kita Sumanto, S.E.
HOW TO CREATE QUALITY OF WORK LIFE IN WORKPLACE

Peningkatan kualitas sumber daya manusia tentunya sangat berperan penting dalam mewujudkan tercapainya tujuan perusahaan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia ini tidak sebatas bertujuan untuk meningkatkan output perusahaan semata, tetapi juga dapat lebih berperan dalam berbagai kegiatan perusahaan yang komprehensif. Untuk dapat mendorong sumber daya manusia dalam memberikan kontribusi maksimal, kewajiban utama yang perlu diperhatikan perusahaan adalah memenuhi kepuasan kerja karyawannya.

Kepuasan kerja tentu akan timbul ketika karyawan telah memberikan kinerja maksimal dan memperoleh penghargaan layak atas hasil yang dicapai. Oleh karena itu penting bagi perusahaan untuk memberikan kesempatan karyawan mengeksplorasi diri mereka guna membantu memajukan perusahaan sesuai bidang yang dikuasai. Dengan adanya kesempatan itu, karyawan akan mendapatkan kesempatan merasakan gaji, pengambangan karir, hubungan baik antar karyawan, kesempatan menunjukkan kemampuan yang dimiliki berdasarkan pendidikan yang telah ditempuh, hingga merasakan adanya jaminan kesehatan yang diberikan perusahaan kepada karyawan atas effort selama bekerja. Konsep pemenuhan kepuasan kerja yang memperhatikan aspek pada pekerjaan serta individu inilah biasa disebut dengan kualitas kehidupan kerja atau lebih dikenal dengan istilah Quality of Work Life.

Quality of Work Life terwujud ketika individu merasa puas atas kebutuhan-kebutuhan penting mereka, seperti kebutuhan untuk mengeksplore diri pada perusahaan dimana mereka bekerja. Dari konsep tersebut dapat dipahami bahwa kualitas kehidupan kerja ditentukan oleh bagaimana karyawan merasakan perannya dalam setiap organisasi. Peran disini diartikan bahwa karyawan berpartisipasi di dalam setiap pengambilan keputusan yang menyangkut masalah maupun perbaikan pada pekerjaan. Hal tersebut akan melatih rasa tanggung jawab dan membentuk rasa memiliki (sense of belonging) terhadap setiap pekerjaan yang muncul dari kesepakatan dan keputusan bersama, sehingga peningkatan kinerja karyawan pun dapat terwujud.

Bagaimana cara perusahaan menciptakan Quality of Work Life?

  1. Partisipasi Karyawan. Partisipasi ini dapat dilakukan dengan memberikan kesempatan untuk menyampaikan gagasan, saran, kritik, pendapat, kreativitas dan inisiatif dalam rangka mengembangkan dan memajukan organisasi perusahaan. Keikutsertaan tersebut akan menimbulkan perasaan diterima dan dihargai yang berdampak pada munculnya perasaan memiliki dan perasaan ikut bertanggung jawab pada keberhasilan atau kegagalan tujuan perusahaan.
  2. Penyelesaian Konflik. Konflik bisa terjadi pada siapa pun yang berada di lingkungan pekerjaan atau organisasi. Konflik disini bisa berupa konflik antar karyawan, antar manajer setingkat, danbisa berdampak pada timbulnya kinerja yang rendah. Oleh karena itu, perusahaan perlu mempersiapkan dan menetapkan prosedur pencegahan maupun penyelesian konflik. Hal itu ditunjang dengan penetapan pihak-pihak yang berkewajiban dan memiliki kewenangan dalam menyelesaikan konflik sesuai jenjang jabatan manajerial yang ada di organisasi, sehingga tidak berpengaruh negatif pada kinerja karyawan.
  3. Pembinaan Karir. Perusahaan perlu menaruh perhatian pada pembinaan karir karyawan potensial. Hal ini dapat dilakukan dengan pemberian kesempatan untuk dapat mengikuti program pelatihan dan pengembangan SDM, melaksanakan penilaian kinerja secara jujur dan objektif dalam hal pemberian bonus maupun insentif, mempromosikan karyawan untuk suatu jabatan yang lebih tinggi berdasarkan prestasi kerja, dan lain lain dengan tujuan memotivasi karyawan untuk menghasilkan kinerja unggul.
  4. Komunikasi. Penerapan dan pengembangan komunikasi yang efektif berfungsi dalam proses pertukaran informasi. Hal ini bisa diterapkan dengan cara memberikan ruang atau wadah setiap divisi dalam perusahaan, yang bertujuan untuk memudahkan berkomunikasi dan menimbulkan sifat saling terbuka terkait kesulitan yang dihadapi.
  5. Kesehatan Lingkungan dan Keselamatan Kerja. Kondisi lingkungan kerja merupakan faktor eksternal yang sulit ditebak, baik itu cuaca, suhu, dan lainnya. Oleh karena itu perusahaan perlu memberikan perlindungan terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan kerja dengan mengikutsertakan karyawan dalam asuransi jiwa.Perhatian seperti inilah akan meningkatkan kepuasan karyawan dalam bekerja karena mengetahui bahwa dirinya mendapat perlindungan atau jaminan kesehatan.
  6. Kompensasi yang Layak. Memberikan apresiasiatas kinerja karyawan adalah hal penting untuk menunjang adanya kepuasan dalam bekerja. Hal ini dapat diwujudkan dalam bentuk pemberian kompensasi yang layak seperti upah tetap, insentif, bonus, dan lain lain berdasarkan kinerja karyawan terhadap perusahaan.

Perusahaan yang menerapkan faktor-faktor Quality of Work Life secara langsung dapat menghasilkan munculnya kemauan dalam diri karyawan untuk bekerja dan memberikan yang terbaik bagi perusahaan. Dengan demikian, tercipta kepuasan kerja yang berujung pada performa unggul karyawan dalam membangun dan mengembangkan perusahaan lebih baik, serta mampu membawa perusahaan mencapai visi, misi, maupun tujuan di masa mendatang.

   For Further Information, Please Contact Us!