Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

Menghadapi Pimpinan Yang Sulit, Bagaimana Sekretaris Bersikap?

13 July 2017
Category: SECRETARY
Penulis:         Arin Dwi Puspita
Menghadapi Pimpinan Yang Sulit, Bagaimana Sekretaris Bersikap?

Apakah anda pernah merasakan ingin resign dari pekerjaan karena hubungan yang kurang baik dengan partner kerja? Dalam kenyataannya konflik ini tidak hanya dengan partner kerja bahkan dengan pimpinan. Biasanya hal ini lumrah terjadi di dunia kerja dan pastinya pernah dirasakan oleh sebagian besar orang di dunia kerja, dan dengan terjadinya hubungan yang tidak baik tersebut membuat suasana pekerjaan dan kelancaran dalam bekerja menjadi terhambat.

Seringnya kita hanya melakukan pekerjaan rutinitas saja tanpa kita berpikir lebih luas lagi tentang tumbuh kembangnya organisasi, dalam hal ini tentunya pimpinan sedang menyiapkan cara dan strategi menghadapi persaingan, sehingga memungkinkan pimpinan itu mudah marah, lebih sensitif bahkan seenaknya sendiri. Jika sekretaris memahami akan hal ini maka anda akan mempunyai nilai plus bagi pimpinan dan organisasi. Terkadang waktu yang membuat segala kemungkinan bisa terjadi ketika anda memiliki konflik atau permasalahan dengan pimpinan, perhatikan saat yang tepat untuk berbicara apakah pimpinan anda sedang dalam keadaan baikatau sedang bermasalah.

Dalam melakukan pekerjaan jangan hanya berfikir bahwa bekerja hanya asal bekerja memenuhi kewajiban saja, tetapi harus diterapkan dalam fikiran dan hati bahwa pekerjaan yang dilakukan adalah ibadah, sehingga penting bagi anda untuk selalu menjalin hubungan baik dengan sesama rekan kerja dan pimpinan. Seringkali seorang sekretaris menginginkan pimpinan yang memenuhi seluruh harapan, tapi kembali lagi anda bekerja dengan berbagai macam karakter sehingga kita tidak bisa menentukan bagaimana sikap mereka terhadap kita.

Ketika dalam realita pekerjaan anda dihadapkan dengan pimpinan yang sulit apa yang harus dilakukan? Apa anda harus marah-marah atau anda cuek saja atau bahkan malah membuat mood-nya jelek? Sebagai sekretaris profesional alangkah baiknya kalau anda bisa melakukan pendekatan dan berbicara dengan pimpinan menjelaskan apa yang menjadi keberatan dari segi pekerjaan, anda jelaskan apa jalan keluar untuk masalah tersebut. Memang seharusnya pekerjaan yang diberikan oleh pimpinan adalah yang harus segera dikerjakan, namun dalam hal ini ketika bos anda adalah orang yang berkehendakkalau pekerjaan tersebut hanya anda yang harus menghandle, dan disisi lain ada pekerjaan rutin lain yang adadeadline-nya, makaanda bisa berdiskusi dengan pimpinan sehingga pekerjaan anda akan bisa selesai tanpa mengabaikan tugas dari pimpinan.

Selanjutnya bagaimana cara menghadapi Pimpinan yang sulit? Apa anda harus menjadi sekretaris yang emosional? Berikut ini tips untuk menghadapi Pimpinan sulit:

    1.Ketahui Karakter Pimpinan

    Anda perlu menganalisa pimpinan anda adalah orang yang seperti apa, sikap sifatnya yang biasa ditunjukkan dalam rutinitas kerja, jadi anda bisa belajar bagaimana melakukan langkah terbaik dalam mengatasinya.

    2.Cari Tahu Motivasi Bos, Jangan Biarkan Berdampak Pada Pekerjaan

Ketika pimpinan menyulitkan anda carilah beberapa sudut pandang lain agar lebih obyektif, apakah pimpinan anda memang sedang marah atau ada kebutuhan yang sebenarnya memerlukan bantuan sekretaris. Satu hal yang perlu diingat adalah selalu bekerja dengan maksimal sehingga para pimpinan pun akan memberikan penilaian yang baik terhadap pekerjaan anda.

    3.Selalu Siap Selangkah Lebih Dulu

    Disinilah pentingnya anda mengetahui karakter pimpinan anda, ketika suatu masalah pekerjaan terjadi anda bisa antisipasi dan inisiatif dengan menyiapkan jawaban atau penyelesaian yang baik atas masalah tersebut, sehingga anda tetap menjaga hubungan baik dengan pimpinan dan menunjukkan bahwa anda memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan.

    4.Gunakan Tips Seperti Rekan sedang Bertukar Pikiran

    Ketika anda menghadapi masalah apalagi dengan orang yang tidak memiliki kesepahaman dengan anda, maka lebih baik menggunakan pendekatan yang baik, bisa dengan cara mencari tahu apa yang menjadi ketidaksepahaman dan mendengarkan dan mencoba posisikan dari segi pimpinan dan anda sendiri.

    5.Menjalin sinergi dengan pimpinan

    Dari segi sekretaris ini sangatlah penting, membangun sinergi dengan pimpinan untuk mencari cara terbaik dalam mengatasi persoalan, dan merasa memiliki tujuan yang sama dengan pimpinan untuk mengembangkan organsisasinya. Dengan sinergi yang baik maka komunikasi akan berjalan dengan baik.

Pimpinan dalam perusahaan merupakan komponen pendukung utama dalam membantu anda mencapai target profesi anda. Pimpinan tentunya memikirkan masa depan perkembangan perusahaannya, maka sebagai sekretaris profesional harus ikut serta membantu menuju goal dari sasaran tersebut. Memang anda tidak dapat mengubah kebiasaan pimpinan, tetapi kita bisamemelihara hubungan yang baik dengan pimpinan. Karena hubungan baik dengan pimpinan merupakan hubungan yang paling penting di dalam pekerjaan, dengan memiliki hubungan yang sehat dengan pimpinan dapat memberikan kepuasan tersendiri dalam bekerja.


   For Further Information, Please Contact Us!