Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

PERBEDAAN BUDGETING DAN FORECASTING

15 February 2020
Category: MANAGEMENT SYSTEM
Penulis:         Inge Kumalasari, S.E.
PERBEDAAN BUDGETING DAN FORECASTING

Budgeting dan Forecasting merupakan 2 fungsi keuangan paling penting untuk bisnis dalam ukuran berapa pun. Biasanya budgeting dan forecasting biasanya digunakan bersama, namun bukan merupakan hal yang sama.

Apa yang dimaksud dengan Budgeting?

Budget merupakan financial outline tentang apa yang akan terjadi pada bisnis dalam suatu periode tersebut, biasanya dalam periode 1 tahun. Budget ini meliputi detail mengenai pendapatan, biaya-biaya, arus kas dan posisi keuangan. Informasi ini seharusnya tersedia di laporan keuangan perusahaan.

Tergantung pada ukuran bisnis, dalam proses membuat budget, sering kali dilakukan di akhir tahun sebelumnya, masing-masing departemen dan profit centre, akan memberikan masukan dan akan dikelola oleh kepala keuangan.

Di perusahaan yang lebih kecil, budgeting biasanya dikerjakan sendiri oleh pemilih perusahaan atau dengan bantuan beberapa orang yang dipercaya/ penting (seperti Kepala Accounting atau Keuangan).

Kebanyakan, penyusunan budgeting didasarkan pada laporan keuangan pada periode sebelumnya, lalu dirubah sesuai dengan perubahan kondisi bisnis di tahun berikutnya. Cara demikian dapat meningkatkan akurasi data dan membutuhkan perhatian yang lebih mendetail, namun belum tentu memberikan hasil yang lebih baik.

Budget Sebagai Alat

Idealnya, budget digunakan sebagai management tool untuk menjalankan bisnis. Hasil keuangan yang sebenarnya, dibandingkan dengan nilai yang sudah dianggarkan dan jika ada perbedaan, akan dievaluasi. Jika pengeluaran di bagian tertentu lebih tinggi dari pada budget, maka perusahaan perlu mempertimbangkan apakah kelebihan tersebut disebabkan oleh adanya tambahan proses bisnis atau adanya pemborosan.

Apakah pendapatan dan laba berjalan sesuai dengan yang sudah dianggarkan? Apakah ada tambahan pendapatan atau kehilangan pendapatan yang menjadi bagian dari budget? Memeriksa kembali budget pada jangka waktu berkala, merupakan fungsi utama dalam mengelola bisnis yang sedang berjalan.

Pada beberapa perusahaan, budget juga dapat digunakan sebagai salah satu factor kompensasi berbasis kinerja.

Apa yang dimaksud dengan Forecasting?

Forecasting merupakan proyeksi yang akan terjadi di level yang lebih tinggi, secara umum pendapatan kunci dan pengeluaran secara keseluruhan. Forecasting dapat dilakukan baik secara jangka panjang dan jangka pendek dan bisa digunakan dari top-down maupun bottom-up.

Forecasting jangka panjang mungkin dapat dilihat dalam beberapa tahun dan melihat pada business-plan strategis. Secara jangka pendek, biasanya dilakukan untuk tujuan operasional. Forecasting pendapatan dapat mengakibatkan adanya penyesuaian di rencana produksi, dan tingkat persediaan. Forecasting yang baik juga dapat digunakan untuk pinjaman bank. Sedangkan untuk di bidang usaha jasa dan perusahaan jasa, biasanya forecasts ini digunakan untuk menentukan staffing levels.

Forecast Sebagai Alat

Forecasting merupakan alat yang penting untuk membantu perusahaan melakukan penyesuaian yang dibutuhkan seiring dengan perubahan bisnis. Sebagai contoh, jika konsumen besar akan melakukan pengurangan ataupun menambahkan ukuran perusahaannya, maka ini juga akan berpengaruh terhadap perusahaan, baik dari segi operasional dan arus kas.

Dalam membuat forecast, pertimbangkan untuk membuat beberapa pertimbangan, jika kondisi baik atau optimis, kondisi buruk atau pesimistis, dan yang terakhir adalah kondisi yang sekiranya akan terjadi. Sehingga perusahaan dapat merencanakan pengembangannya namun juga dapat menyesuaikan diri ketika suatu hal tidak berjalan dengan semestinya.

Kesimpulan

Meskipun forecast dan budgeting memiliki fungsi yang berbeda, namun keduanya akan saling melengkapi. Forecast yang baik, akan menghasilkan budget yang lebih stabil. Sepanjang tahun, dengan membandingkan dengan forecast terbaru terhadap budget yang sudah disusun, perusahaan dapat melakukan penyesuaian yang sesuai dengan kondisi bisnis.

Lalu apakah perusahaan Anda sudah memiliki sistem forecasting dan budgeting yang baik?

***

   For Further Information, Please Contact Us!