Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

Program Akuntansi Dan Pertimbangannya

21 January 2019
Category: AUDIT
Penulis:         Arief Wicaksono, S.E.
Program Akuntansi Dan Pertimbangannya

Di era globalisasi saat ini, dunia bisnis mengalami perkembangan yang sangat pesat, hal ini tidak lepas dari perkembangan teknologi yang semakin memudahkan bagi perusahaan dan konsumen untuk memperoleh informasi atau mempermudah pekerjaan yang sebelumnya dikerjakan secara manual sekarang sudah dapat dilakukan dengan bantuan teknologi informasi. Menurut Bodnar dan Hopwood tahun 1995, teknologi informasi meliputi teknologi computer (computing technology) dan tekonologi komunikasi (communication technology) yang digunakan untuk memproses dan menyebarkan informasi baik itu bersifat financial maupun non financial, jadi dapat dikatakan bahwa teknologi informasi adalah segala alat dan atau cara yang telah terintegrasi dan dapat digunakan untuk mengolah, menjaring, mengirimkan, dan serta menyajikan data menjadi informasi secara elektronik.

Teknologi informasi dalam dunia perekonomian dapat berupa sistem akuntansi yang dapat diaplikasikan dalam siklus bisnis suatu perusahaan. Dengan adanya bantuan teknologi software dan hardware yang mendukung penyusunan laporan keuangan, maka pekerjaan akan menjadi lebih mudah dan bahkan dapat mendukung keandalan laporan keuangan karena seperti yang dapat diketahui bahwa dengan adanya sistem informasi keuangan yang telah terintegrasi, maka risiko akan timbulnya human error akan berkurang. Perusahaan membuat laporan keuangan untuk dapat mengevaluasi hasil usaha dan posisi keuangan, dan sebagai dasar pengambilan keputusan, disamping itu laporan keuangan juga dapat digunakan sebagai bukti pertanggungjawaban pengelolaan manajemen perusahaan kepada pemilik perusahaan.

Hampir seluruh perusahaan telah menggunakan teknologi dalam menjalankan bisnisnya. Mulai dari hardware hingga software yang telah terintegrasi antara satu pengguna dengan pengguna lainnya. Proses pertukaran informasi yang terjadi dalam organisasi bisnis dapat dipermudah dengan bantuan sistem informasi tersebut. Seluruh informasi yang telah didapat dari proses bisnis disimpan dalam satu database berkapasitas besar yang mampu menampung seluruh informasi untuk dapat digunakan oleh pengguna yang membutuhkan informasi tersebut.

Pembahasan mengenai sistem informasi, pasti tidak lepas dari perangkat lunak atau software akuntansi, sebelum perusahaan memutuskan untuk memilih dan menggunakan software akuntansi pada perusahaannya, sebaiknya manajemen juga harus mempertimbangankan hal-hal lain sebelum kbenar-benar mengaplikasikan sistem akuntansi ke dalam suatu perusahaan. Beberapa pertimbangan yang harus diperhatikan sebelum membuat keputusan menggunakan sistem akuntansi antara lain:

    1.Know your need.

    Kebutuhan antara suatu perusahaan yang baru berdiri, perusahaan yang sedang berkembang, dan perusahaan yang sudah mature. Semakin kompleks kebutuhan suatu perusahaan, semakin kompleks juga fitur yang dibutuhkan dalam software akuntansi, begitu pula dengan kebutuhan perusahaan UMKM dengan kebutuhan perusahaan multi nasional akan sangat berbeda, sehingga semakin baik pemilik perusahaan mengenal kebutuhannya, maka semakin baik pula pemilihan software akuntansi yang cocok untuk perusahaannya.

    2.Ketahui anggaran yang dibutuhkan

    Anggaran yang dibutuhkan suatu perusahaan jika ingin memakai software akuntansi adalah bervariasi, tergantung kebutuhan yang telah dibahas pada nomor 1. Manajemen akan mendapatkan pilihan software akuntansi yang dapat digunakan secara Cuma-Cuma hingga software yang harganya ratusan juta rupiah. Manajemen juga dapat memilih paket software default, paket software yang dibangun sendiri, dan paket software yang bisa dikustom sesuai kebutuhan perusahaan.

    3.Pertimbangan keinginan Vs kebutuhan

    Sejatinya tiap perusahaan membutuhkan software akuntansi yang sama, yaitu yang dapat membantu proses pelaporan keuangan dengan mudah dan terintegrasi, namun jenis perusahaan dan industry yang dijalankan pasti berbeda, maka dari itu proses bisnis perusahaan akan berbeda-beda. Biasanya software akuntansi akan menyediakan sistem akuntansi dengan kebutuhan yang umum, sehingga bagi perusahaan yang mempunyai proses bisnis yang berbeda dari industry pada umumnya, maka perlu ditimbang kembali apakah software akuntansi yang akan dipilih akan dapat menunjang proses bisnisnya.

    4.Evaluasi kemampuan SDM

    Secanggih dan semahal apapun software akuntansi yang dimiliki perusahaan, akan menjadi percuma dan tidak tepat sasaran jika pengguna dari sistem akuntansi tersebut kurang mumpuni dalam mengoperasikannya. Sehingga sebaiknya jika ingin menggunakan software akuntansi yang mumpuni, harus dioperasikan oleh pegawai yang mumpuni pula.

Dengan efektivitas penggunaan atas teknologi informasi akuntansi memberikan dampak yang positif bagi organisasi dan auditor dalam melakukan tugasnya. Auditor memperoleh manfaat yang besar dari penggunaan teknologi sistem informasi akuntansi, antara lain adalah perolehan data yang jauh lebih cepat, analisis yang lebih mudah dan akurat karena integrasi data yang terjamin dan mudah diakses melalui workstation yang tersedia sehingga dapat mengurangi ketergantungan terhadap personel auditee. Namun dari sisi auditor juga harus mengetahui bagaimana cara pengoperasian sistem akuntansi tersebut dan mengetahui alur sistem melalui inquiry terlebih dahulu ke manajemen.

Sistem akuntansi perusahaan dapat dipelajari oleh auditor sebagai bekal collecting data perusahaan auditee, bahkan jika perlu auditor harus lebih mengerti sistem akuntansi perusahaan auditee demi dapat mengevaluasi kelemahan yang mungkin terjadi dalam proses penyusunan laporan keuangan melalui sistem, seperti lemahnya otorisasi input jurnal, lemahnya proses input persediaan keluar masuk, dan kelemahan-kelemahan lainnya yang mungkin dapat terjadi dalam praktik bisnis yang menggunakan sistem akuntansi sebagai penunjang pelaporannya.

Data yang cepat dan relevan dapat mendukung kinerja auditor dalam melakukan tugasnya, auditor tidak dituntut untuk dapat mendeteksi fraud, namun auditor dapat memberikan saran dan evaluasi kepada auditee bagaimana seharusnya penerapan sistem akuntansi tersebut dapat mendukung bisnis auditee dan dapat menekan risiko fraud yang mungkin terjadi.

   For Further Information, Please Contact Us!