Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

TATA CARA PERUBAHAN DATA WAJIB PAJAK

11 January 2019
Category: TAX
Penulis:         Ria Karina, A.Md
TATA CARA PERUBAHAN DATA WAJIB PAJAK

Memasuki tahun 2019, memasuki tahun pajak yang baru. Gegap gempita tahun baru 2019, masih tersisa. Memasuki tahun baru 2019, Wajib Pajak diwajibkan untuk mengupdate seluruh data yang dimilikinya, agar seluruh data yang dimiliki terupdate pada tahun pajak yang baru. Apabila terdapat Perubahan data Wajib Pajak dan/atau Pengusaha Kena Pajak dapat dilakukan dalam hal data yang terdapat dalam administrasi perpajakan berbeda dengan data Wajib Pajak dan/atau Pengusaha Kena Pajak menurut keadaan yang sebenarnya yang tidak memerlukan pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak baru dan/atau pengukuhan Pengusaha Kena Pajak baru. Berdasarkan, Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor 02/PJ/2018, mengenai Tata Cara Pendaftaran Dan Pemberian Nomor Pokok Wajib Pajak, Pelaporan Usaha Dan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, Penghapusan Nomor Pokok Wajib Pajak Dan Pencabutan Pengukuhan Pengusaha Kena Pajak, Serta Perubahan Data Dan Pemindahan Wajib Pajak. Berikut adalah persyaratan apabila Wajib Pajak ingin melakukan perubahan data Nomor Pokok Wajib Pajak.

Perubahan data yang dimaksud adalah seperti hal berikut:

    1.Perubahan identitas Wajib Pajak OP;

    2.Perubahan alamat tempat tinggal WAJIB PAJAK OP atau tempat kedudukan WAJIB PAJAK Badan dalam wilayah kerja KPP yang sama;

    3.Perubahan kategori Wajib Pajak orang pribadi;

    4.Perubahan identitas Wajib Pajak Badan tanpa perubahan bentuk badan;

    5.Perubahan permodalan atau kepemilikan WAJIB PAJAK Badan tanpa perubahan bentuk badan.

Perubahan data Wajib Pajak dan/atau Pengusaha Kena Pajak dapat dilakukan:

    a.Atas permohonan Wajib Pajak;

    b.Secara jabatan.

Anda dapat mengajukan permohonan perubahan data Wajib Pajak Orang Pribadi melalui Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan dilakukan secara tertulis. Berikut adalah langkah-langkah dan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan permohonan perubahan data Wajib Pajak Orang Pribadi secara tertulis:

    1)Mengisi dan menandatangani Formulir Perubahan Data Wajib Pajak dan melengkapinya dengan dokumen yang dipersyaratkan;

    2)Permohonan secara tertulis disampaikan ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan atau tempat kegiatan usaha Anda dengan cara:

    a)Secara langsung ke KPP atau melalui KP2KP (KP2KP akan meneruskan permohonan perubahan data Wajib Pajak ke KPP);

    b)Melalui pos; atau

    c)Melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir.

    3)Apabila permohonan dinyatakan telah diterima secara lengkap, KPP memberikan Bukti Penerimaan Surat;

    4)Terhadap penyampaian permohonan secara tertulis yang diterima secara tidak lengkap berlaku ketentuan:

    a)Jika Anda menyampaikan permohonan secara langsung, permohonan dikembalikan kepada Anda; atau

    b)Jika Anda menyampaikan permohonan melalui pos atau melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir, KPP menyampaikan pemberitahuan secara tertulis mengenai ketidaklengkapan tersebut.

Adapun dokumen yang dipersyaratkan adalah dokumen yang menunjukkan bahwa data atas Wajib Pajak tersebut mengalami perubahan, misalkan perubahan nama,alamat tempat tinggal,tempat kedudukan Wajib Pajak, perubahan identitas Wajib Pajak dan perubahan permodalan atau kepemilikan Wajib Pajak Badan. Yaitu KTP,Surat Keterangan Domisili,Akta Pendirian,Akta Perubahan Modal, dll yang dilampirkan pada saat pengajuan perubahan data identitas Wajib Pajak.

Demikian adalah hal-hal yang dapat saya sampaikan mengenai perubahan data Wajib Pajak.

Semoga bermanfaat.

***

   For Further Information, Please Contact Us!