Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

HOW TO ADAPT YOUR BUSINESS TO THE LATEST TECHNOLOGY

21 September 2018
Category: SECRETARY
Penulis:         Brigita Ageng Cahyani, A.Md.
HOW TO ADAPT YOUR BUSINESS TO THE LATEST TECHNOLOGY

Perkembangan teknologi saat ini berperan penting bagi kelangsungan bisnis di berbagai sektor perusahaan, apalagi dengan konsumen yang sekarang lebih ‘melek’ teknologi akan lebih merasa terbantu apabila kebutuhan mereka dapat dipermudah dengan adanya teknologi. Contoh, sekarang kita tidak perlu keluar rumah untuk membeli barang, cukup membuka aplikasi belanja yang diinginkan, kemudian klik barang yang dipilih, dan transaksi pembayaran dilakukan melalui e-banking, barang akan datang beberapa hari kemudian. Atau jika Anda ingin memesan makanan atau membutuhkan alat transportasi online, Anda cukup memesannya melalui aplikasi yang ada di smartphone, mudah bukan?

Bisnis harus selalu up to date dan mengikuti perkembangan pasar, jika tidak maka akan kalah dengan pesaing yang sudah mencoba untuk mengikuti perkembangan teknologi ini. Perubahan memang tidak selalu mudah, terutama ketika sudah berada pada ‘comfort zone’.

Dalam hal perkembangan teknologi, Anda tidak hanya harus meluangkan waktu untuk mempelajari teknologi tersebut dengan tepat guna, namun terkadang Andapun harus menyiapkan anggaran untuk membeli teknologi tersebut. Agar tidak sia-sia pastikan bahwa Anda menggunakan teknologi yang tepat untuk mengembangkan bisnis.

Berikut ada beberapa kiat sederhana yang dapat diterapkan.

    1.Embrace the Technology

    Terbukalah pada perkembangan teknologi diluaran sana untuk kepentingan kemajuan perusahaan. Jangan menghindari teknologi, cobalah beberapa teknologi yang berguna bagi bisnis Anda. Banyak orang yang takut untuk mencoba teknologi terbaru karena takut tidak bisa mengoperasikannya dengan baik dan terlihat ‘gaptek’ di depan orang lain. Apalagi orang-orang yang sudah merasa nyaman dengan pola yang ada biasanya akan menolak perubahan teknologi ini, karena merasa kerepotan mempelajari teknologi ini. Bukalah mindset Anda, bahwa ini akan jauh mempermudah pekerjaan Anda, karena teknologi dibuat untuk memudahkan kita dalam melakukan sesuatu. Oleh karena itu, cobalah, dan pacu diri Anda untuk dapat menguasai teknologi baru tersebut secepatnya.

    2.Understand the ‘COMPANY GOALS’

    Langkah selanjutnya memastikan seluruh anggota organisasi mengerti tujuan perusahaan, dengan begitu Anda dapat menentukan langkah selanjutnya dan teknologi tepat guna yang dapat diterapkan di perusahaan. Hal ini tidak hanya untuk perusahaan besar saja, namun bagi perusahan start up pun akan tetap berguna. Misalnya, jasa rekrutmen yang ditawarkan oleh perusahaan jasa, dimana untuk proses pencarian calon pelamar cukup dengan memasang iklan di koran saja, namun seiring dengan perkembangan jaman mulai mengembangkan website atau melalui aplikasi JobsDB maupun Jobstreet untuk mempermudah para pelamar dalam mencari iklan lamaran pekerjaan yang ditawarkan.

    3.Understand the ‘CHANGE’

    Pastikan setelah Anda memutuskan teknologi yang cocok diterapkan di bisnis Anda, maka sosialisasikan kepada seluruh anggota organisasi memahami cara menggunakannya dengan tepat. Selain itu, penggunaan yang tepat akan mengurangi resiko kerusakan yang disebabkan oleh human error. Berilah pengertian bahwa perubahan teknologi yang diterapkan akan mempermudah pekerjaan mereka, dan mereka harus paham teknologi ini menggantikan fungsi apa. Misalnya seperti contoh diatas, para recruiter harus paham mengapa iklan lamaran pekerjaan ditambah dengan penggunaan website terutama akan mempemudah proses rekrutmen mulai dari seleksi awal sampai dengan penerimaan calon pegawai yang lolos kriteria.

    4.Provide Training and Mentoring

    Bekali pengguna teknologi tersebut dengan training, agar penggunaannya dapat dilakukan secara tepat, karena mungkin saja pengoperasian atau treatment-nya berbeda dengan yang sebelumnya. Lakukan training secara kontinual dan pantau perkembangannya, apakah pengguna dapat menggunakan teknologi tersebut dengan baik atau tidak, jika tidak maka dapat di training ulang. Masih terkait dengan contoh diatas maka, para recruiter tersebut harus di training bagaimana cara memasang lamaran pekerjaan di website yang sudah disediakan sehingga tidak ada kesalahan dalam penginputan data iklan lamaran pekerjaan.

Semua organisasi, pada suatu waktu akan menghadapi modifikasi substantif terhadap beberapa aspek bisnis mereka. Oleh karena itu, pemimpin organisasi harus mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi yang semakin cepat, untuk mempertahankan eksistensinya di dunia bisnis.

“People always underestimate the impact of technology. To give you an example: in the 1970’s the Frontier for Offshore Development was 200 meters, today it is 4,000 meters.” – Daniel Yergin

   For Further Information, Please Contact Us!