Articles

Read the articles about accounting,internal audit, tax, human resource,information and technology

KENDALIKAN PERASAAN NEGATIF YANG MUNCUL SAAT BEKERJA

11 May 2018
Category: SECRETARY
Penulis:         Uripi Resti Aisyah
KENDALIKAN PERASAAN NEGATIF YANG MUNCUL SAAT BEKERJA

Banyak orang yang mengatakan, bahwa bekerja itu seperti layaknya kehidupan, seperti layaknya naik roller-coaster, banyak naik turun atau banyak senang susahnya. Demikian juga dengan suasana kerja, kadang bisa menyenangkan dan tidak menyenangkan. Suasana yang demikian ternyata membawa pengaruh ke suasana hati karyawan, dimana nantinya juga akan berpengaruh pada hasil kerjanya.

Menggeluti profesi saya saat ini sebagai Sekretaris, menuntut saya untuk dapat beradaptasi terhadap beragam tipe orang. Tentu terkadang muncul perasaan negatif jika bertemu dengan orang yang tidak menyenangkan. Perasaan negatif ini bisa muncul kapan saja walaupun sebenarnya kita masih mencintai pekerjaan dan kesibukan sehari – hari. Sedikit banyak perasaan negatif ini akan memberikan dampak negatif juga baik ke konsentrasi kerja kita maupun ke hubungan atau relasi kita dengan sekeliling, walaupun tidak sampai menimbulkan pertengkaran atau perselisihan yang mendalam.

Sebagai seorang Sekretaris saya diajarkan untuk selalu berpikir positif, meskipun sedang menghadapi permasalahan. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meminimalkan perasaan negatif yang muncul saat bekerja :

    1.Kenalilah perasaan negatif yang muncul

    Jika ditelusuri lebih dalam, perasaan negatif ini bermacam – macam penyebabnya, apakah karena kurang tidur, kelelahan, kejenuhan, atau justru merupakan perasaan depresi. Dengan mengenali perasaan negatif ini maka kita dapat menemukan jalan keluar yang tepat untuk mengatasi dan menghalaunya jauh – jauh.

    2.Rileks sejenak

    Saat perasaan negatif ini muncul, ada baiknya kita rileks sejenak, bisa dengan cara berjalan berkeliling kantor, atau mencari artikel – artikel baru di internet, atau sekedar berbincang – bincang dengan teman lain. Meninggalkan pekerjaan sejenak diharapkan dapat mengembalikan mood kita untuk kembali berkonsentrasi menyelesaikan tugas – tugas kita.

    3.Mencari kesibukan lain yang bermanfaat

    Hal lain yang bisa dilakukan misalnya dengan mempelajari keahlian baru yang belum pernah kita lakukan. Berlatih mengetik cepat, berlatih berkomunikasi sambil tersenyum, maupun berlatih duduk tegap sambil menatap layar komputer. Jika diperkenankan kita bisa mempelajari keahlian lintas divisi,sebatas hal tersebut masih dalam koridor kode etik profesi.

    4.Menulis “list to do”

    Kita bisa mengalihkan perhatian sejenak dengan menulis daftar tugas yang belum kita selesaikan. Biasanya dari situ akan muncul insight – insight baru terkait dengan tanggung jawab yang belum kita selesaikan. Dengan demikian akan memunculkan semangat untuk segera kembali berkonsentrasi ke pekerjaan kita.

    5.Mengganti tampilan ruang kerja

    Terkadang ruangan berpengaruh terhadap mood kita, mengganti sejenak tatanan ruangan seperti menambahkan foto keluarga, memberikan tanaman hias atau merapikan berkas yang mungkin membuat pikiran kita tidak tenang. Hal tersebut bisa mengendalikan emosi dan pikiran negatif kita sejenak sehingga lebih jernih dalam memikirkan suatu permasalahan.

    6.Mengingat keluarga di rumah

    Cara yang paling ampuh adalah dengan menghadirkan bayangan wajah keluarga atau orang – orang yang kita sayangi. Dengan mengingat mereka sejenak, mood kita akan menjadi lebih baik. Akhirnya kita akan tergerak untuk segera menyelesaikan pekerjaan kita dan bisa segera pulang untuk bertemu dengan orang – orang yang kita cintai.

    Yang harus diingat selalu, jangan sampai perasaan negatif membuat performa kita menjadi negatif juga, dimana nanti juga akan mempengaruhi penilaian orang lain terhadap diri kita. Sungguh sayang bukan image yang sudah kita bangunmenjadi tidak ada artinya hanya karena perasaan negatif yang muncul.

“You can’t live a positive life with a negative mind”

   For Further Information, Please Contact Us!